you're reading...
Tips, Travelling

Ke luar negeri untuk pertama kalinya? Siapa takut?

Bagi sebagian besar orang, bepergian ke luar negeri bisa menjadi pengalaman menarik dalam hidupnya apalagi untuk pertama kalinya. Namun untuk sampai ke sana, tak sedikit yang merasa kebingungan, bahkan ragu-ragu dan takut dalam persiapan keberangkatan. Bepergian ke luar negeri pada dasarnya tak banyak berbeda dengan bepergian ke dalam negeri. Perbedaannya hanya karena adanya proses imigrasi dan bea cukai saja. Persyaratan, dokumen dan tata cara memasuki suatu negara ini yang lebih sering menjadi keraguan dan ketakutan bagi orang yang pertama kali ke luar negeri. Belum lagi ketentuan visa yang berbeda antara satu negara dengan negara lain. Pengurusan visa yang sering kali membuat repot dan menjadi keengganan tersendiri. Keraguan lain biasanya karena terdapat perbedaan kultur, makanan, bahasa, cuaca di negara tujuan. Sebenarnya di jaman informasi mudah didapat seperti sekarang ini, seharusnya keraguan itu bisa diminimalisir. Nah, jika Anda akan bepergian ke luar negeri, apalagi untuk pertama kalinya, ada baiknya menyimak tips ringkas berikut ini?

Tips pertama adalah persiapan dokumen sebelum pergi ke luar negeri. Dokumen-dokumen ini kadang kala memerlukan waktu dan kerumitan sendiri. Nah, dokumen apa saja yang mesti disiapkan?

  • PASSPORT. Memiliki passport adalah wajib bagi warga Indonesia jika akan bertandang ke luar negeri. Masa laku passport adalah 5 tahun dari tanggal terbit. Passport yang bisa digunakan untuk pergi ke luar negeri adalah yang masih menyisakan masa laku minimal 6 bulan dihitung sejak tanggal keberangkatan hingga tanggal berakhirnya passport. Untuk menghitungnya, kurangi masa laku yang tertera di passport Anda dengan tanggal keberangkatan. Masa laku ini harus disesuaikan jika masa tinggal Anda di negara tujuan dalam waktu yang lama, misalnya untuk bekerja atau sekolah. Catatan, beberapa negera mengharuskan masa laku lebih dari 6 bulan.
  • VISA. Visa adalah dokumen yang diterbitkan oleh suatu negara lewat perwakilannya (Kedutaan atau Konsulat) dan ditempel di passport Anda. Secara umum Visa terbagi dalam 2 kelompok yakni Visa reguler dan Visa on Arrival (VoA). Visa Reguler dapat diurus melalui perwakilan negara atau untuk beberapa negara bisa melalui jasa pengurus Visa. Sedangkan Visa on Arrival adalah bisa yang diurus saat Anda mendarat di negara tujuan. Jika Anda sudah mendapatkan Visa berarti Anda sudah diijinkan masuk negara tersebut. Tidak semua negara tujuan mewajibkan Visa bagi pemegang passport Indonesia, klik disini untuk daftar negara yang membebaskan visa bagi passport Indonesia.

Bagian kedua ini perlu disimak sebagai persiapan perjalanannya sendiri :

  • Tiket Pesawat. Kebanyakan perjalanan ke luar negeri dicapai melalui jalur udara. Jika jalur ini yang Anda gunakan sebaiknya membeli sekaligus tiket pergi pulang (return ticket) untuk kunjungan singkat. Tiket kembali biasanya juga digunakan sebagai syarat pengurusan visa. Kadang kala petugas imigrasi menanyakan tiket balik ini untuk memastikan siapapun yang memasuki negaranya bisa kembali tanpa harus menjadi beban negara tersebut.
  • Hotel atau tempat menginap. Hampir sama dengan tiket balik, alamat tempat menginap kadang kala harus ditulis saat pengajuan visa. Alamat ini juga yang mesti dicantumkan pada Departure Card (Kartu Kedatangan). Jika Anda belum memiliki tempat menginap pasti, pada Departure Card isi saja alamat salah satu hotel. Jika ditanya petugas imigrasi Anda bisa sebutkan akan menginap disana. Alamat ini sangat penting karena keberadaan Anda akan bisa diketahui jika sesuatu hal terjadi, keadaan darurat misalnya.
  • Perlengkapan pribadi. Penting untuk dibawa adalah barang-barang pribadi seperti obat-obatan, pakaian, perlengkapan mandi. Meskipun barang-barang ini juga bisa didapat di negara tujuan tapi Anda perlu waktu untuk mendapatkan, setidaknya Anda perlu mencari toko terdekat. Dengan membawa barang-barang pribadi Andapun dapat menekan pengeluaran yang tidak perlu.
  • Catatan penting. Sangat disarankan untuk membuat catatan penting yang dibawa kemanapun pergi. Data-data penting ini berupa alamat dan nomor telepon penting, seperti alamat Anda selama di negara tujuan, alamat di Indonesia, alamat kedutaan/konsulat Indonesia, nama dan nomor telepon dalam kondisi darurat. Jangan lupa untuk menyimpan fotocopy halaman pertama passport Anda.
  • Uang Tunai. Tukarkan uang tunai dengan mata uang negara tujuan atau dalam mata uang utama seperti dollar Amerika, Euro. Kendati mata uang utama dapat ditukarkan dengan mudah tetap disarankan untuk membawa mata uang lokal untuk membayar taxi misalnya.

Tips ketiga terkait proses di bandara dan imigrasi. Secara sederhana proses keberangkatan dapat disusun sebagai berikut :

  • Check-in penerbangan. Proses check-in penerbangan internasional hampir sama dengan penerbangan domestik. Pembedanya adalah petugas akan memeriksa passport Anda. Pada beberapa airline proses check-in juga sekaligus sebagai pre-clearance, nama Anda akan diperiksa terlebih dahulu apakah masuk dalam black-list atau tidak. Tidak semua airline & negara melakukan pre-clearance ini. Pembeda kedua adalah penumpang diberikan Kartu Imigrasi. Kartu imigrasi berupa satu lembar kecil yang terdiri 2 bagian dengan isi yang sama, sisi kiri Kartu Keberangkatan dan sisi kanan Kartu Kedatangan. Data-data yang perlu diisi diantaranya adalah Nama, Jenis Kelamin, Tempat & Tanggal lahir, Nomor Passport, Tempat Pengeluaran Passport, Tanggal Terbit Passport, Tanggal Berakhir Passport, Jenis Passport (Individu atau Keluarga), dan Nomor Penerbangan. Isi dan tanda-tangani Kartu Imigrasi ini sebelum memasuki pemeriksaan passport oleh petugas imigrasi. Tidak ada perbedaan untuk proses bagasi dan boarding pass.
  • Pemeriksaan passpor di Imigrasi. Bawa serta Kartu Imigrasi yang sudah diisi beserta passport dan boarding pass Anda untuk antri di imigrasi. Antri pada jalur untuk pemegang passport Indonesia. Petugas imigrasi akan memeriksa passport Anda dan membubuhkan stempel di passport, dan memotong sisi kiri Kartu Imigrasi (Kartu Kedatangan), kadang kala disobek saat akan memasuki pesawat. Simpan baik-baik potongan sisi kanan karena akan digunakan saat kembali.
  • Memasuki ruang tunggu. Setelah proses imigrasi selesai segera bergegas ke ruang tunggu. Pastikan Anda memasuki ruang tunggu sesuai gate yang tertera di boarding pass Anda. Lebih baik Anda menunggu di ruang tunggu keberangkatan untuk menghindari keterlambatan.
  • Terbang. Kini saatnya meninggalkan tanah air. Pembeda satu-satunya dibandingkan penerbangan domestik adalah pembagian Kartu Imigrasi Negara Tujuan sebelum mendarat yang pada dasarnya mirip dengan Kartu Imigrasi Indonesia. Pembeda kartu ini adalah sisi kiri sebagai kedatangan dan sisi kanan sebagai kartu keberangkatan. Isi kartu ini selagi di pesawat agar Anda tidak membuang waktu sebelum pemeriksaan imigrasi. Sedangkan kartu lain seperti bea-cukai, kartu kesehatan tidak selalu ada dan berbeda perlakuan untuk masing-masing negara.
  • Mendarat. Begitu mendarat Anda langsung diarahkan menuju terminal kedatangan. Jika Anda memasuki negara dengan fasilitas Visa on Arrival (VoA) maka urus dulu VoA sebelum antri imigrasi. Daftar negara yang bisa dimasuki pemegang passport Indonesia dengan VoA, klik disini.
  • Pemeriksaan passport Imigrasi negara tujuan. Hal pertama yang harus dilalui adalah pemeriksaan passport. Bawa serta Kartu Imigrasi Negara Tujuan yang sudah diisi dan passport Anda. Petugas akan memindai passport Anda dan merobek sisi bagian kiri (Kartu Kedatangan). Simpan baik-baik potongan satunya lagi karena akan digunakan saat pemeriksaan pasport saat meninggalkan negara tersebut. Pemeriksaan imigrasi ini terkadang bikin deg-degan untuk memasuki negara-negara tertentu seperti Amerika Serikat. Hampir semua petugas imigrasi di negara manapun bermuka kaku dan pelit senyum. Jangan takut.
  • Pengambilan bagasi. Ambil bagasi Anda pastikan tidak tertukar dengan bagasi orang lain. Jika Anda tidak menemukan bagasi Anda segera datang ke bagian Lost & Found yang letaknya di sekitar pengambilan bagasi.
  • Bea cukai. Setiap negara memiliki aturan berbeda terhadap barang bawaan yang harus dikenakan bea masuk. Jika tidak ada barang-barang yang harus terkena bea masuk, Anda cukup melintasi jalur hijau. Sebaliknya jika ada barang yang harus dibeakan masuki jalur merah. Baik pada jalur hijau maupun merah petugas ada kalanya memeriksa koper serta tas Anda. Setelah proses ini Anda bisa meninggalkan bandara untuk melanjutkan perjalanan Anda di negara tujuan.

Tips terakhir terkait proses kepulangan yang pada dasarnya sama dengan proses keberangkatan.

  • Check-in di bandara negara tujuan. Proses hampir sama dengan keberangkatan. Anda dapat menitipkan bagasi dan mendapatkan boarding pass.
  • Pemeriksaan passport di imigrasi. Setelah proses checkin selesai, bawa serta passport, potongan sisi kanan Kartu Imigrasi Negara Tujuan dan boarding pass untuk dilakukan pemeriksaan oleh petugas imigrasi. Jika tidak ada masalah, petugas akan membubuhi stempel di passport Anda.
  • Memasuki ruang tunggu. Sebelum memasuki ruang tunggu semua barang bawaan Anda harus melalui pemeriksaan sinar-X. Pada beberapa negara pemeriksaan ini dilakukan tepat sesudah pemeriksaan passport. Tingkat ketelitian pemeriksaan juga berbeda-beda, seperti harus melepas ikat pinggang, sepatu, dompet dan melewatkannya melalui pemindai sinar-X.
  • Terbang. Tidak ada hal khusus yang membedakan dengan penerbangan domestik kecuali pramugari akan membagikan kartu bea cukai berwarna kuning. Isi dengan hati-hati. Karena Anda dalam status kembali makan jika petugas penerbangan membagikan Arrival Card, abaikan saja. Anda hanya akan menggunakan potongan Departure card saat keluar dari tanah air sebelumnya.
  • Mendarat. Sama seperti saat keberangkatan, Anda langsung diarahkan ke bagian imigrasi.
  • Pemeriksaan passport imigrasi di Indonesia. Bawa serta passport dan potongan sisi kanan kartu Imigrasi Indoesia (Kartu Kedatangan) untuk diperiksa oleh petugas imigrasi. Jika tidak masalah petugas akan membubuhkan stempel pada passport Anda.
  • Pengambilan bagasi. Sekali lagi pastikan bagasi Anda tidak tertukar dengan milik orang lain. Disarankan untuk memberi tanda yang mudah dilihat pada koper Anda, karena banyak koper yang bentuk dan warnanya mirip-mirip bahkan sama.
  • Pemeriksaan bea cukai. Berlaku jalur hijau dan merah. Sekali lagi jika barang bawaan Anda terbebas dari barang-barang yang harus dibeakan, lewati saja jalur hijau.

Nah tidak rumit bukan? Jadi tidak perlu takut dan ragu untuk pergi ke luar negeri pertama kali. Untuk diskusi dan berbagi pengalaman silakan tinggal komentar di bawah.

Discussion

17 Responses to “Ke luar negeri untuk pertama kalinya? Siapa takut?”

  1. kalau mau kerja pertam kali di singapore jenis paspor pa ya pak dan bisa digunakan berapa tahun
    kr2 berapa ya pak dan mohon saran nya membuat dimana (agen pa tidak)
    terima kasih pak

    Posted by alip | 20/05/2012, 9:26 PM
  2. mas toto,,
    mau tnya . saya rencana pulang dri HCM ke CGK. Flight saya hcm-kl pake Air asia dan lanjut KL-CGK pake lion. jarak waktu conecting flightnya hanya 2 jam. kira2 bermasalah ga ya? untuk pengambilan bagasi dan pengurusan imigrasi di KL apakah lama? mohon saran.. saya bru pertama kali ke luar negri..hiks

    Posted by carolmangunsong | 24/03/2012, 6:35 PM
    • Carol, jarak 2 jam itu sangat mepet. Anda flight dari HCMC on time, masih perlu waktu untuk urus imigrasi, bagasi di KLCC Terminal, kemudian Checkin lagi & imigrasi lagi. AirAsia mendarat di KLCC Terminal sementara Lion Air terbang dari KLIA. Kecil kemungkinan keburu kecuali Lion Air-nya delay lama. Saya sarankan untuk ubah jadwal salah satu diantaranya jika memungkinkan

      Posted by Toto | 24/03/2012, 7:10 PM
      • Mas toto,

        Thanks infonya..duh saya tidak tahu klo di kuala lumpur ada 2 bandara. Kira2 klo air asia bisa refund tidak ya?
        Bisa bantu info dri KLCC ke KLIA naik apa and berapa jauh? untuk bayarnya bagaimana apa bisa pakai rupiah atau dollar??
        terimakasih

        Posted by carolmangunsong | 25/03/2012, 7:09 AM
      • Bandara tetap satu, terminal yg beda. AirAsia menggunakan terminal sendiri LCC Terminal, beda dengan Lion Air di Terminal KLIA. Info dr LCCT ke KLIA coba cari info di website bandara, saya kira ada disana.
        Btw, Lion Air ada rute HCMC-Jakarta (via Singapore)

        Posted by Toto | 25/03/2012, 8:54 AM
  3. Hallo mas, mau tanya nih, saya kan udah booking dan sudah melakukan web check in untuk penerbangan bandung-seoul, parahnya saya baru sadar bahwa pada boarding pass hanya tercantun nama awal dan nama keluarga, nama tengah saya tidak ada…umpama nama saya di passport John Fritz Kennedy tapi di borading pass John Kennedy..apakah hal ini akan jadi masalah mas? di Imigrasi maupun counter AA di luar negri? Apa yang bisa saya lakukan mas? saya tunggu sekali jawabannya, terimakasih banyak ya

    Posted by mieke | 18/09/2011, 9:02 PM
    • Mieke, tidak mencantumkan nama tengah sesuatu yang biasa. Pihak imigrasi tidak memeriksa nama di tiket dan di passport. Sedangkan untuk check-in asal nomor passport yang dicantumkan saat booking sama. Saya kira tidak akan jadi masalah, namun mungkin penjelasan jika ditanya saja

      Posted by Toto | 19/09/2011, 9:23 AM
  4. thanks ya info yang bermanfaat ini.tak semua orang yang pernah ke luar negeri memperhatikan dan mendokumentasikan dan membagi pengalamannya.
    Saya baru dua kali ke luar negeri, merasakan keramahan petugas imigrasi Malaysia dan ketegangan di imigrasi Singapura.tips saya tetap tenang dan jangan berpikiran negatif ketika berhadapan dengan petugas imigrasi.insyaAllah yang ada dipikiran kita adalah yang akan kita rasakan.

    Posted by salim | 15/09/2011, 10:38 AM
  5. mz toto aku udah menghubungi pihak travel dan mereka sudah memberi tau kan saya mengenai persyratan visanya namun ada bebarap point yg memang buat saya jd pusing!
    1. saya gak punya tabungan sperti yg di minta oleh pihka trvel yaitu foto copy tabungan min 50jt 3 bulan terakhir
    2. saya di mintai NPWP sedangkan saya gak punya pekerjaan tetap
    3. saya diminta agar tunangan saya membuat surat sponsor mz toto bisa bantu saya bagai mana cara membuat surat sonsor karena tunangan saya sendiri mengalami kesulitan membuatnya yang disebapkan dia belum pernah mengajak keuarganya menggunakan surat sponsor.
    dan satu lagi apakah surat sonsor itu ada masa berlakunya jika dibuat pada bulan 10 tahun 2011 ini apakah masih bisa saya gunakan pada bulan 3 tahun 2012 karena saya memang berakat pada bulan itu.
    tolong bantu ms…..

    Posted by demara | 12/08/2011, 4:39 AM
    • Demara,
      1. Ini memang syarat standar, mungkin bisa digantikan oleh rek pihak yang mengundang
      2. ga bisa komentar yg ini, bisa saja syarat ini luruh jika surat sponsor meyakinkan
      3. Surat Sponsor dibuat jelang urus visa saja, isinya menyatakan menanggung semua biaya selama di sana dengan menyebutkan nama, nomor passport, alamat di tujuan dll. Ditujukan ke Kedutaaan Bagian Visa, contoh minta saja ke travelnya

      Posted by Toto | 13/08/2011, 12:09 PM
  6. aloow mz toto aq tertarik banget dengan pejelasan detail dari mz toto
    aq mau tanya nieh,,,, bulan 11 nanti 2011 ini aku akan ke timor leste untuk menghadiri pesta pernikaha adik dari tunangan ku. dimana nantinya aku akan membayar biaya visa ke TL??
    pada bulan 3 2012 aku akan ke inggris aku di sponsor dari tunanganku sendri dan semua biaya hidup di tanggung oleh tunanganku. tolong pentujuknya agar mempermudah aku mendaptkan visa ke inggris, ada saran oleh teman apa betul mz toto katanya lebih baik aku ,menikah terlebih dahulu agar mempermudah keluarnya visa itu???
    saya mengurus visa melaui agen travel,,,, tapi saya takut visa gak bisa keluar!!!??
    mohon bantuannya maz toto beri aku petujuk2 apa saja yg mesti aku lakukan.
    maksaih banyak atas bantuanyaa

    Posted by demara | 30/07/2011, 2:07 AM
  7. Thanx tipsnya mau tinggal di jepang akhirnya…

    Posted by Raka | 08/07/2011, 6:25 AM
  8. Makasih tipsnya. Sangat membantu sekali untuk saya yang pertama kali akan berangkat ke luar negri. Tanggal 25 Juli nanti saya berangkat ke korea, apakah prosesnya sama?

    Posted by lukawa | 02/07/2011, 1:09 AM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 

June 2011
M T W T F S S
« May   Jul »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 52 other followers