Ke luar negeri untuk pertama kalinya? Kenapa takut? (Update 10 Nov 17)

Bagi sebagian besar orang, bepergian ke luar negeri bisa menjadi pengalaman menarik dalam hidupnya apalagi untuk pertama kalinya. Namun untuk sampai ke sana, tak sedikit yang merasa kebingungan, bahkan ragu-ragu dan takut dalam persiapan keberangkatan. Bepergian ke luar negeri pada dasarnya tak banyak berbeda dengan bepergian ke dalam negeri. Perbedaannya hanya karena adanya proses imigrasi dan bea cukai saja. Persyaratan, dokumen dan tata cara memasuki suatu negara ini yang lebih sering menjadi keraguan dan ketakutan bagi orang yang pertama kali ke luar negeri. Belum lagi ketentuan visa yang berbeda antara satu negara dengan negara lain. Pengurusan visa yang sering kali membuat repot dan menjadi keengganan tersendiri. Keraguan lain biasanya karena terdapat perbedaan kultur, makanan, bahasa, cuaca di negara tujuan. Sebenarnya di jaman informasi mudah didapat seperti sekarang ini, seharusnya keraguan itu bisa diminimalisir. Nah, jika Anda akan bepergian ke luar negeri, apalagi untuk pertama kalinya, ada baiknya menyimak tips ringkas berikut ini?

Tips pertama adalah persiapan dokumen sebelum pergi ke luar negeri. Dokumen-dokumen ini kadang kala memerlukan waktu dan kerumitan sendiri. Nah, dokumen apa saja yang mesti disiapkan?

  • PASSPORT. Memiliki passport adalah wajib bagi warga Indonesia jika akan bertandang ke luar negeri. Masa laku passport adalah 5 tahun dari tanggal terbit. Passport yang bisa digunakan untuk pergi ke luar negeri adalah yang masih menyisakan masa laku minimal 6 bulan dihitung sejak tanggal keberangkatan hingga tanggal berakhirnya passport. Untuk menghitungnya, kurangi masa laku yang tertera di passport Anda dengan tanggal keberangkatan. Masa laku ini harus disesuaikan jika masa tinggal Anda di negara tujuan dalam waktu yang lama, misalnya untuk bekerja atau sekolah. Catatan, beberapa negera mengharuskan masa laku lebih dari 6 bulan.
  • VISA. Visa adalah dokumen yang diterbitkan oleh suatu negara lewat perwakilannya (Kedutaan atau Konsulat) dan ditempel di passport Anda. Australia sudah tidak lagi menempelkan visa di passport tetapi cukup surat yang harus dibawa saat melewati imigrasi. Secara umum Visa terbagi dalam 2 kelompok yakni Visa reguler dan Visa on Arrival (VoA). Visa Reguler dapat diurus melalui perwakilan negara atau untuk beberapa negara bisa melalui jasa pengurus Visa. Sedangkan Visa on Arrival adalah bisa yang diurus setelah Anda mendarat di negara tujuan. Jika Anda sudah mendapatkan Visa berarti Anda sudah diijinkan masuk negara tersebut. Tidak semua negara tujuan mewajibkan Visa bagi pemegang passport Indonesia, klik disini untuk daftar negara yang membebaskan visa bagi passport Indonesia.

Bagian kedua ini perlu disimak sebagai persiapan perjalanannya sendiri :

  • Tiket Pesawat. Kebanyakan perjalanan ke luar negeri dicapai melalui jalur udara. Jika jalur ini yang Anda gunakan sebaiknya membeli sekaligus tiket pergi pulang (return ticket) untuk kunjungan singkat. Tiket kembali biasanya juga digunakan sebagai syarat pengurusan visa. Kadang kala petugas imigrasi menanyakan tiket balik ini untuk memastikan siapapun yang memasuki negaranya bisa kembali tanpa harus menjadi beban negara tersebut.
  • Hotel atau tempat menginap. Hampir sama dengan tiket balik, alamat tempat menginap kadang kala harus ditulis saat pengajuan visa. Alamat ini juga yang mesti dicantumkan pada Departure Card (Kartu Kedatangan). Jika Anda belum memiliki tempat menginap pasti, pada Departure Card isi saja alamat salah satu hotel. Jika ditanya petugas imigrasi Anda bisa sebutkan akan menginap disana. Alamat ini sangat penting karena keberadaan Anda akan bisa diketahui jika sesuatu hal terjadi, keadaan darurat misalnya.
  • Perlengkapan pribadi. Penting untuk dibawa adalah barang-barang pribadi seperti obat-obatan, pakaian, perlengkapan mandi. Meskipun barang-barang ini juga bisa didapat di negara tujuan tapi Anda perlu waktu untuk mendapatkan, setidaknya Anda perlu mencari toko terdekat. Dengan membawa barang-barang pribadi Andapun dapat menekan pengeluaran yang tidak perlu.
  • Catatan penting. Sangat disarankan untuk membuat catatan penting yang dibawa kemanapun pergi. Data-data penting ini berupa alamat dan nomor telepon penting, seperti alamat Anda selama di negara tujuan, alamat di Indonesia, alamat kedutaan/konsulat Indonesia, nama dan nomor telepon dalam kondisi darurat. Jangan lupa untuk menyimpan fotocopy halaman pertama passport Anda.
  • Uang Tunai. Tukarkan uang tunai dengan mata uang negara tujuan atau dalam mata uang utama seperti dollar Amerika, Euro. Kendati mata uang utama dapat ditukarkan dengan mudah tetap disarankan untuk membawa mata uang lokal untuk membayar taxi misalnya.

Tips ketiga terkait proses di bandara dan imigrasi. Secara sederhana proses keberangkatan dapat disusun sebagai berikut :

Flow ke LN

  • Check-in penerbangan. Proses check-in penerbangan internasional hampir sama dengan penerbangan domestik. Pembedanya adalah petugas akan memeriksa passport Anda. Pada beberapa airline proses check-in juga sekaligus sebagai pre-clearance, nama Anda akan diperiksa terlebih dahulu apakah masuk dalam black-list atau tidak. Tidak semua airline & negara melakukan pre-clearance ini. Saat ini untuk pemegang passport Indonesia kartu Imigrasi sudah tidak berlaku lagi, jadi tidak perlu mengisi kartu ini.
  • Pemeriksaan passpor di Imigrasi. Bawa passport dan boarding pass Anda untuk antri di imigrasi (WNI sudah tidak perlu lagi mengisi kartu imigrasi). Antri pada jalur untuk pemegang passport Indonesia. Petugas imigrasi akan memeriksa passport Anda dan membubuhkan stempel di passport. Tetap tenang saat melewati petugas imigrasi. Pastikan tidak ada boarding pass yang tercecer.
  • Memasuki ruang tunggu. Setelah proses imigrasi selesai segera bergegas ke ruang tunggu. Pastikan Anda memasuki ruang tunggu sesuai gate yang tertera di boarding pass Anda. Lebih baik Anda menunggu di ruang tunggu keberangkatan untuk menghindari keterlambatan. Jika hingga jadwal boarding tidak ada tanda-tanda panggilan naik pesawat, tanyakan kepada petugas terdekat. Ini penting untuk memastikan tidak ada perubahan gate dan Anda berada pada gate yang benar. Perlu diingat bahwa tidak semua bandara mengumumkan panggilan melalui pengeras suara.
  • Terbang. Kini saatnya meninggalkan tanah air. Pembeda satu-satunya dibandingkan penerbangan domestik adalah pembagian Kartu Kedatangan Negara Tujuan sebelum mendarat yang pada dasarnya mirip dengan Kartu Imigrasi Indonesia. Tidak semua negara memberlakukan Kartu Kedatangan, Awak kabin akan membagikan kartu tersebut sebelum mendarat. Pembeda kartu ini adalah sisi kiri sebagai kedatangan dan sisi kanan sebagai kartu keberangkatan. Isi kartu ini selagi di pesawat agar Anda tidak membuang waktu sebelum pemeriksaan imigrasi. Sedangkan kartu lain seperti bea-cukai, kartu kesehatan tidak selalu ada dan berbeda perlakuan untuk masing-masing negara.
  • Mendarat. Begitu mendarat Anda langsung diarahkan menuju terminal kedatangan. Jika Anda memasuki negara dengan fasilitas Visa on Arrival (VoA) maka urus dulu VoA sebelum antri imigrasi. Daftar negara yang bisa dimasuki pemegang passport Indonesia dengan VoA, klik disini. Pada beberapa bandara, kedatangan dan pengambilan bagasi bias saja berjarak jauh (seperti di Beijing Capital Airport), gunakan kereta atau escalator yang tersedia. Selalu baca petunjuk yang membantu menuju ke bagian imigrasi.
  • Pemeriksaan passport Imigrasi negara tujuan. Hal pertama yang harus dilalui adalah pemeriksaan passport. Jika disyaratkan, bawa serta Kartu Imigrasi Negara Tujuan yang sudah diisi dan passport Anda.  Petugas akan memindai passport Anda dan merobek sisi bagian kiri (Kartu Kedatangan). Di beberapa negara saat pemeriksaan imigrasi ini sekaligus direkam foto dan sidik jari. Simpan baik-baik potongan satunya lagi karena akan digunakan saat pemeriksaan pasport saat meninggalkan negara tersebut. Pemeriksaan imigrasi ini terkadang bikin deg-degan untuk memasuki negara-negara tertentu seperti Amerika Serikat. Hampir semua petugas imigrasi di negara manapun bermuka kaku dan pelit senyum. Lepas topi dan kaca mata hitam. Jangan takut. Jika Anda bepergian bersama keluarga, pemeriksaan dilakukan bersamaan saja.
  • Pengambilan bagasi. Ambil bagasi Anda pastikan tidak tertukar dengan bagasi orang lain. Jika Anda tidak menemukan bagasi Anda segera datang ke bagian Lost & Found yang letaknya di sekitar pengambilan bagasi.
  • Bea cukai. Isi formulir bea cukai sebelum memasuki jalur keluar. Tidak semua negara memberlakukan kartu ini. Jika diberlakukan tetap isi meskipun tidak ada barang dikenakan bea cukai. Setiap negara memiliki aturan berbeda terhadap barang bawaan yang harus dikenakan bea masuk. Jika tidak ada barang-barang yang harus terkena bea masuk, Anda cukup melintasi jalur hijau. Sebaliknya jika ada barang yang harus dibeakan masuki jalur merah. Baik pada jalur hijau maupun merah petugas ada kalanya memeriksa koper serta tas Anda. Siapkan kunci koper jika sewaktu-waktu petugas meminta untuk membukanya. Setelah proses ini Anda bisa meninggalkan bandara untuk melanjutkan perjalanan Anda di negara tujuan.

Tips terakhir terkait proses kepulangan yang pada dasarnya sama dengan proses keberangkatan.

  • Check-in di bandara negara tujuan. Proses hampir sama dengan keberangkatan. Anda dapat menitipkan bagasi dan mendapatkan boarding pass. Untuk menghindari antrian, disarankan untuk melakukan check-in online sebelum datang ke bandara, atau bisa gunakan mesik check-in otomatis, dengan cara memindai bar-code atau QR-Code yang tertera di tiket.
  • Pemeriksaan passport di imigrasi. Setelah proses checkin selesai, bawa serta passport, potongan sisi kanan Kartu Imigrasi Negara Tujuan (jika ada) dan boarding pass untuk dilakukan pemeriksaan oleh petugas imigrasi. Jika tidak ada masalah, petugas akan membubuhi stempel di passport Anda.
  • Memasuki ruang tunggu. Sebelum memasuki ruang tunggu semua barang bawaan Anda harus melalui pemeriksaan sinar-X. Pada beberapa negara pemeriksaan ini dilakukan tepat sesudah pemeriksaan passport. Tingkat ketelitian pemeriksaan juga berbeda-beda, seperti harus melepas ikat pinggang, sepatu, dompet dan melewatkannya melalui pemindai sinar-X.
  • Terbang. Tidak ada hal khusus yang membedakan dengan penerbangan domestik kecuali pramugari akan membagikan kartu bea cukai berwarna kuning. Isi dengan hati-hati. Karena Anda dalam status kembali maka jika petugas penerbangan membagikan Arrival Card, abaikan saja.
  • Mendarat. Sama seperti saat keberangkatan, Anda langsung diarahkan ke bagian imigrasi.
  • Pemeriksaan passport imigrasi di Indonesia. Bawa serta passport untuk diperiksa oleh petugas imigrasi. Jika tidak masalah petugas akan membubuhkan stempel pada passport Anda.
  • Pengambilan bagasi. Sekali lagi pastikan bagasi Anda tidak tertukar dengan milik orang lain. Disarankan untuk memberi tanda yang mudah dilihat pada koper Anda, karena banyak koper yang bentuk dan warnanya mirip-mirip bahkan sama.
  • Pemeriksaan bea cukai. Berlaku jalur hijau dan merah. Jika barang bawaan Anda terbebas dari barang-barang yang harus dibeakan, lewati saja jalur hijau. Jangan lupa tetap mengisi form bea-cukai meskipun masuk jalur hijau. Penting baca ini juga.

Nah tidak rumit bukan? Jadi tidak perlu takut dan ragu untuk pergi ke luar negeri pertama kali. Untuk diskusi dan berbagi pengalaman silakan tinggal komentar di bawah.

Ingin update artikel terbaru? Klik & follow blog ini.

Baca juga artikel terkait lainnya :

  1. Bawa cash atau cukup kartu kredit dan ATM?
  2. Tips berkemas (packing) untuk perjalanan ke luar negeri
  3. Akan urus passport? Inilah syarat-syaratnya
  4. Bebas Visa bagi pemegang passport Indonesia
Advertisements

332 thoughts on “Ke luar negeri untuk pertama kalinya? Kenapa takut? (Update 10 Nov 17)

  1. Apa kabar pak Toto, mau tanya, saya ada Training dari perusahaan ke China yaitu di Suzhou. Berangkat tgl 3 Januari 2018 selama 10 hari, apa saja yang perlu saya siapkan. Passport dan visa sudah ok….di luar itu apa saja yg perlu saya siapakan? Terima kasih pak.

    • Hi Asep,
      1. Tukar Yuan dari Indonesia saja, kemungkinan di sana harus ke bank untuk tukar.
      2. Beberapa aplikasi tidak bisa digunakan di China, macam Google, WA tidak bisa jika pake jaringan lokal, harus langganan paket operator Indo.
      3. Bhs Inggris terbatas di sana.
      4. Makanan halal agak susah di sana, bawa makanan Indo untuk jaga2 terutama di awal

  2. Hy pak tato, saya belum pernah ke luar negeri . ini ada undangan Ke turki dan lanjut wisata ke german. Selain mengurus pasport, visa yang mana yang harus saya urus dan dimna mengurusnya. Trims.

  3. Maaf pak sya ingin bertanya,,saya vru pertama kali keluar negri rencana sya ingin kekuala lumpur,,tpi saya msh umur 16 tahun dan saya ditemani kakak sya udh umur 18 tahun ,,apakah keberangkatan saya nantinya dibabdara rdk dipermasalahkan karna blum cukup umur,,dan itupun hanya kakak yg wakili prgi bkn ortu.sekian terima kasih

  4. Pak
    Mai tanya
    Saya baru pertama kali naik pesawat mau ke Penang utk berobat?
    Apa nanti saya diberikan Departure Form di dalam pesawat atau pas di bandaranya?
    Dan waktu balik juga, Saya diberikan Arrival Form sewaktu di pesawat atau di bandara?

    Saya juga mau tanya.
    Saya penderita Hipertensi dan Colitis. Kalo saya bawa obat apa nanti di Penang kena bayar bea cukai dan sewaktu balik ke Indonesia apa saya juga kena bayar bea cukai? Mohon jawabannya pak

    Terbang. Tidak ada hal khusus yang membedakan dengan penerbangan domestik kecuali pramugari akan membagikan kartu bea cukai berwarna kuning. Isi dengan hati-hati. Karena Anda dalam status kembali maka jika petugas penerbangan membagikan Arrival Card, abaikan saja.
    Di atas itu maksudnya apa pak?
    Kan sewaktu kita pergi dari Indonesia sudah diberikan kartu ada 2 sisi, nanti yang dirobek sisi kiri kedatangan, yg kanan untuk keberangkatan pulang. Berarti kita sudah punya dong? Kok diberikan lagi yellow card dan arrival card?
    Utk apa itu pak?

    • Pak Kurniadi,

      Untuk ke Malaysia sudah tidak perlu Arrival/Departure Card. Saat di imigrasi akan diambil foto dan sidik jari, ikuti saja jalur antrian dan lihat bagaimana caranya ambil sidik jari, gampang. Dari Indonesia juga tidak lagi pakai Departure/Arrival Card.

      Obat-obatan pribadi boleh dibawa dalam jumlah sewajarnya, bebas cukai

  5. pak tato.. in shaa Allah.. saya mau ke pakistan hanya untuk jalan-jalan doang, mungkin sebulan. apakah kalau lebih sebulan disana atau ada kendalah sehingga keterlambatan kembali ke indonesia di suruh buat passport baru atau bagaimana?
    plzzz pnjelasanx..?

    • Ke Pakistan perlu pakai apply visa, jadi tergantung lama tinggal yang disetujui oleh Pakistan. Jika melewati batas waktu maka harus perpanjangan visa di sana, dan ini tidak mudah. Jika visa tidak bisa diperpanjang dan melewati batas waktu tinggal, akan dideportasi ke Indonesia

  6. Pak toto saya mau tanya saya akan liburan kurang lebih selama 2 minggu, nah dalam kurun waktu itu apa perlu mempunyai visa untuk berkunjung ke malaysia pak?
    Terimakasih pak

    • Hi Arin, ke Malaysia untuk 2 minggu tak perlu visa kalau tiba dengan pesawat terbang karena akan dikasih ijin tinggal 30 hari. Kalo masuk lewat darat diberi ijin 14 hari

  7. Pak Toto sy mau bertanya, sy akan mengikuti program student exchange ke USA tahun ini. Pertanyaan sy adalah bagaimana jika saya membawa macbook dan iphone dr indonesia, apakah akan diperiksa hingga ke softwarenya? terima kasih.

  8. Saya mau ke belanda memenuhi undangan dari kerabat saya insya alloh tgl 3 april 2016 ini saya mau berangkat semua dokumen sudah lengkap yang jadi kendala adalah bahasa,saya tidak bisa berbahasa inggris apa nanti tidak bermasalah pas di imigrasi ? Takut nya saya nanti di deportasi malah repot hanya karena tidak bisa berbahasa inggris.
    Tolong dong solusi nya gimana.
    Terimakasih

    • Rendy, pertanyaan yang biasa adlah tujuan dan alamat selama di Amsterdam, ingat2 itu saja.
      Oh ya, banyak turis China masuk ke Eropa (Belanda juga) mereka tak tahu bhs Inggris juga, lolos-lolos saja.
      Yakin saja

  9. Pak toto saya akan ke England setelah sampai di bandara England kirakira apa saja yg akan ditanyakan oleh imigrasi ? Bagaimana jika saya tidak bisa menjawab dgn b.inggris ? Apa saya akan di tolak ?

    • Yosii, sebenarnya bhs Inggris mah mesti bisa meskipun hanya dasar-dasarnya saja. Tapi gini saja, banyak turis China yang tidak bisa BHS iNGGRIS tapi bisa juga lolos

  10. Selamat pagi pak toto?
    Saya mau bertanya : kemarin awal bulan februari saya berangkat ke malaysia dalam waktu 24 hari via pesawat..
    Saya hanya pakai pasport biasa..
    Berhubung abg saya dapat istri WN Malaysia..jadi saya disana hanya ikut abg saya..setelah pulang ke indonesia..saya mau ke sana lagi awal bulan maret ini..apa bisa datang kembali dan jalur pesawat kembali??ambil ticket pulang langsung 28 hari..tolong di bantu info nya ya pak..Thanks

  11. Pak Toto, Saya akan ke Nigeria untuk bekerja di kapal asing. Teman2 saya yg ada di sana (Nigeria) titip pada saya untuk dibawakan rokok dari Indonesia. Berapa slop jumlah rokok yang boleh saya bawa dalam pesawat tujuan Nigeria pak? Thanks atas jawabannya…saya tunggu,

    • Risbradi, tiap negara punya aturan berbeda mengenai jumlah rokok yang bisa dibawa masuk, biasanya maksimal 1 slop. Cek di Layanan Bea cukai Nigeria untuk memastikan

  12. Pagi pak, saya dyan… Sy mau tnya. Sy belum pernah keluar negeri sama sekali. Nah kmrn tgl 4 – 8 february sya ke malaysia. Liburan sama tmn tmn. Nahh lalu, saudara sy ingin pergi k malay akhir bulan february ini dan meminta sy menemani krn dia jg blm pernah kesana. Yg sy ingn tnyakan, apakah boleh dlm kurun wkt sebulan pergi ke negara yg sama untuk kedua kalinya?

    • Dyan, tidak ada pembatasan seberapa sering kita keluar masuk ke suatu negara, bahkan pagi masuk sore keluar, dan besoknya masuk lagi

    • Tabungan sebenarnya diperlukan untuk menyakinkan bahwa kita punya kondisi finansial cukup dan tidak menjadi masalah di Australia.

  13. Pak toto untuk pembuatan visa itu bgaima langkah langkahnya , dan apakah hrus k dubes turki jkt ? Terimakasih.

  14. Pak saya mau nanya..
    Dulu sya pernh kerja di malaysia walaupun sebentar.
    Saya pengen ksana lagi,mau liburan . Bisa gk pakai pasport yg dlu sya gunakan pas kerja.

    Pasport nya beda atau gk?

  15. maaf pa sebelumnya saya ingin bertanya, saya baru pertama kali ke luar negri rencananya saya dan teman-teman akan mengunjungi 2 negara sekaligus yaitu singapura dan malaysia. Awalnya kami akan berangkat dari singapura dan pulangnya dari malaysia, apakah hal tersebut bermasalah di imigrasi? karena setiap saya membaca blog pasti banyak yg menyebutkan harus menyelipkan tiket pulang di paspor sedangkan tiket paspor pulang saya dari malaysia bukan singapura, apakah hal tersebut bermasalah atau tidak ya pa? terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s