Hotel jaringan-pun mulai merangsek hingga kota kabupaten

Hotel OPeratorMasa sih, di Ponorogo ada Hotel Amaris?‘. Begitulah keheranan seorang teman saat minta rekomendasi hotel di Ponorogo. Ya, dulu hotel berbintang jaringan hanya dapat dijumpai di kota-kota besar, kota wisata tetapi sekarang ini di kota kecil sekalipun sudah ada hotel berjaringan. Dulu juga, jaringan hotel didominasi hotel operator asing seperti Accor, Starwood, Hilton, Intercontinental Hotel Group, Hyatt,  atau Swiss-Bel. Namun, sepuluh tahun terakhir peta industri perhotelan berubah sudah. Operator hotel lokal mulai unjuk kekuatan. Sahid & Santika adalah pelopornya, disusul dengan Harris, Dafam, Aryaduta, Zuri dan beberapa yang lainnya. Di sisi lain, karena mengikuti perubahan pola menginap, operator asing terus mengembangkan merk-merk baru dengan menyasar di kelas lebih rendah. Gabungan operator hotel asing & lokal kini mendominasi bisnis perhotelan di seluruh Indonesia. Alhasil, hotel-hotel jaringan baru terus bermunculan, bukan hanya di kota-kota besar, menengah bahkan mulai menyasar kota-kota kabupaten seperti Ponorogo. Continue reading

Advertisements

Passenger Service Charge bandara Soekarno Hatta naik. Sepadan dengan layanannya?

airport taxSah! Mulai 1 Maret 2018, Passenger Service Charge (PSC) bandara Soekarno Hatta(SHIA) bakal naik. PSC atau PJP2U dulunya dikenal sebagai airport tax. Besaran kenaikan bervariasi antara terminal 1, 2 dan 3. Untuk terminal 2 & 3 dibedakan antara terminal domestik dan internasional. PSC Terminal 1 yang hanya melayani penerbangan domestik naik menjadi Rp 65 ribu dari semula Rp 50 ribu. Terminal 2 domestik dari Rp 60 ribu menjadi Rp 85 ribu, sedangkan Terminal 2 Internasional tidak ada penyesuaian yakni tetap Rp 150 ribu. Terminal 3 Internasional sebelumnya Rp 200 ribu, disesuaikan menjadi Rp 230 ribu. Untuk penerbangan domestik di Terminal 3 lompat dari Rp 75 ribu menjadi Rp 130 ribu. Sebenarnya PSC tak lagi menjadi perhatian penumpang sejak masuk menjadi komponen harga tiket dan tidak membayar terpisah. Tapi kenaikan PSC dipastikan bakal mengerek harga tiket yang dibayar. Lalu, apakah kenaikan ini sepadan dengan fasilitas dan layanannya? Continue reading

Skytrax : Garuda kukuh sebagai 5-Star Full Service Airline, Citilink masuk 4-Star Low Cost Airline

Skytrax LogoLagi, Garuda Indonesia bertahan sebagai maskapai Bintang 5 Versi Skytrax. Sementara untuk kategori maskapai berbiaya rendah, Citilink menyodok sebagai maskapai Bintang 4. Garuda pertama kali mendapatkan rating Bintang 5 tahun 2014 lalu, sedangkan bagi Citilink ini adalah rating Bintang 4 Low Cost Carrier pertamanya. Diperkenalkan pada tahun 1999, Certified Airline Rating adalah sistem pemeringkatan internasional yang mengklasifikasikan maskapai penerbangan dengan kualitas produk garis depan dan standar layanan staf mereka. The Certified Airline Star Ratings diakui sebagai patokan global standar penerbangan, yang dikembangkan melalui pengalaman profesional selama bertahun-tahun dan pengetahuan spesialis Skytrax tentang industri penerbangan dunia. Continue reading

Banyuwangi yang makin menggoda airline untuk singgah

Banyuwangi Ethno Carnival (foto : Zimbio)

Banyuwangi Ethno Carnival (foto : Zimbio)

Memang ada airline terbang ke Banyuwangi? Pasti itu pesawat baling-baling. Eits.. itu dulu. Sekarang pesawat jet sudah bisa mendarat di Banyuwangi. Banyuwangi memang sedang naik daun. Januari lalu, Kota dengan slogan ‘The Sunrise of Java’ ini mendapat penghargaan tingat ASEAN untuk kategori kebersihan tujuan wisata. Banyak tempat-tempat menarik di sana, banyak festival diadakan sepanjang tahun. Tahun 2018 ini saja setidaknya ada 77 even wisata di daerah ini. Kawah Ijen dengan blue fire-nya, pantai Tanah Merah, Taman Nasional Alas Purwo & Baluran, Sadengan, Bangsring Undewater, Kebun kopi Gombengsari adalah sebagian suguhan menarik di sana. Karena itu, sekarang mulai banyak airline tertarik terbang ke sana. Continue reading

Review : Swiss-Belinn Hotel Malang

img_4305.jpg

Swimming pool @Swiss Belinn Malang

Hai traveler! Pasti tahu Kota Malang Jawa Timur dong? Kota terbesar kedua di Jawa Timud ini yang terletak 330 meter di atas air laut dan berhawa sejuk. Malang juga populer bagi pelancong. Kota Malang juga berjarak cukup dekat dengan Kota Batu yang terkenal dengan banyak destinasi kekinian dan sedang hits. Malang dan Batu-pun saling melengkapi dan pantas dikunjungi untuk liburan keluarga. Sebagai destinasi wisata, Malang & Batu tentu saja sudah dijejali banyak hotel dan salah satunya Swiss-Belinn Malang. Saya menginap di hotel ini selama 2 malam di akhir Januari 2018, dan berikut ulasannya (foto : pribadi). Continue reading