Tanya Jawab : Check-in & Check-out

Receptionist

Check-in dan check-out, dua istilah ini tentu tidak asing bagi yang sering menginap di hotel. Gampangnya Check-in adalah pendaftaran untuk masuk kamar, sedangkan check-out adalah pemberitahuan akhir masa tinggal. Keduanya memiliki aturan waktu berbeda. Waktu check-in adalah jam dimana tamu sudah diperbolehkan melakukan check-in, Check-in time rata-rata adalah antara jam mulai jam 1 atau 2 siang hingga larut malam, dan bisa berbeda tiap-tiap hotel. Check-out time adalah jam dimana Anda sudah harus meninggalkan hotel di hari terakhir menginap. Biasanya maksimal berkisar jam 11 s/d 12 siang. Waktu check-in & check-out bersifat situasional dan tergantung kebijakan masing-masing hotel.

Continue reading

Advertisements

10 kata kunci kocak penelusuran blog

Blog screen

Hampir 90% pengunjung blog ini masuk melalui mesin pencari (search engine), dan wordpress memberikan informasi tentang kata kunci yang mereka pakai. Dari kata kunci inilah dapat dikenali informasi yang dicari. Sebagian besar pengunjung menggunakan kata kunci standar. Namun sebagian lain masuk dengan kata kunci yang sedikit kocak. Inilah 10 kata kunci lucu selengkapnya berikut komentarnya ( asal bunyi ) : Continue reading

5 alasan memilih berlibur saat ‘low season’

Pulau Pasir Lombok

Pulau Pasir Lombok

“Tiket pesawat sudah mahal, pasti sudah nyari hotel”. Obrolan seperti ini sering terdengar jelang musim ramai liburan, atau dikenal high-season. Memang untuk liburan di high-season sebaiknya disiapkan jauh-jauh hari. Meskipun untuk periode ini airline juga tidak akan mengeluarkan tiket promo, begitu juga dengan dengan hotel. Karenanya, mengetahui high season period di tujuan liburan sangat disarankan. High season di suatu tujuan wisata dipengaruhi banyak hal dan bisa berbeda tiap-tiap negara. Faktor-faktor itu diantaranya adalah musim, jadwal libur sekolah/nasional negara setempat dan juga negara mayoritas asal turis. Misalnya Singapore, karena banyak turis dari Indonesia maka saat libur lebaran di Indonesia maka Singapore ikut-ikutan high-season. Untuk Indonesia sendiri high season biasanya jatuh saat liburan sekolah, libur lebaran dan tahun baru. Saat high-season inilah harga tiket pesawat & hotel terkerek naik. Begitu juga dengan situasi di tempat tujuan, akan sangat ramai bahkan sesak. Alhasil kenyamanan liburan akan berkurang. Jika Anda memiliki waktu yang fleksibel, sebaiknya hindari high-season, pilihkan saat low-seasonContinue reading

Siapa raja ‘low-cost airline’ di Asia Tenggara?

6 SE LCCAirAsia, pasti banyak yang sudah akrab dengan nama ini. AirAsia sangat fenomenal sebagai pendobrak awal pintu low-cost carrier (LCC) alias penerbangan berbiaya hemat. Lion Air, nama inipun juga tak kalah populer dengan tiket murah sepanjang waktu. Kemudian ada Cebu Pacific dari Philippina, disusul VietJet Air dari Vietnam yang terkenal dengan pramugari berbikini. Tapi bagaimana dengan Scoot? Airline hasil merger antara Scoot & Tiger Air ini mungkin masih terdengar asing bagi kebanyakan traveler di Asia Tenggara. Dari Indonesia lagi, Citilink Indonesia bermain di pasar penerbangan murah. Keenamnya lahir dan beroprasi di Asia Tenggara, terus siapa penguasa pasar low cost carrier di kawasan ini? Continue reading

Kini pemeriksaan bea cukai bandara makin ketat lho…

Form Deklarasi Bea Cukai 2

Saat kembali dari Shanghai 16 Oktober 2017 lalu, saya cukup beruntung saat melewati jalur hijau bea cukai di bandara Soekarno-Hatta. Setelah menyerahkan isian formulir Custom Declaration saya dipersilakan melenggang begitu saja tanpa pemeriksaan bagasi sama sekali. Saya memang tidak belanja lebih dari USD 250 saat ini, jadi diperiksapun pasti lolos. Tapi meskipun random, akhir-akhir ini kabarnya pemeriksaan akan lebih ketat lagi, bukan hanya koper yang harus dilewatkan mesin pemindai sinar-X tapi tas tanganpun diperiksa dan diminta dibuka di depan petugas. Continue reading