Tips berkemas (packing) untuk perjalanan ke luar negeri

Seorang kawan hampir selalu menambah koper baru saat kembali ke Indonesia setelah berlibur ke luar negeri. Kawan yang lain mengeluhkan tambahan biaya bagasi yang kelewat mahal atas kelebihan berat bagasinya. Sayapun pernah dengan terpaksa harus membongkar isi koper saat mesin pemindai di bandara mendeteksi sesuatu di koper saya. Kolega saya lain harus bertahan hanya dengan baju yang menempel hampir 24 jam saat kopernya tidak diketemukan di bandara. Belum lagi jika tertinggal barang-barang pribadi, seperti obat-obatan, pencukur kumis, atau pakaian dalam. Terkadang kita perlu kerja keras untuk menjejalkan sebegitu banyak barang ke dalam koper. Menata isi bagasi untuk perjalanan singkat, mungkin tidak terlalu jadi masalah. Tapi untuk perjalanan lama ke luar negeri, berpindah-pindah kota, apalagi dengan membawa serta anak-anak atau bayi, kecermatan dalam berkemas menjadi salah penentu kenyamanan perjalanan Anda. Jadi tidak ada salahnya memerhatikan tips berkemas berikut bukan?

Sudah menjadi kebiasaan orang-orang Indonesia untuk gemar berbelanja saat berada di luar negeri, atau setidaknya membeli oleh-oleh. Belanja ini acap kali tidak terkendali dan kesulitan datang saat harus kembali ke tanah air.

Packing sebelum berangkat

Menentukan besar koper. Seringkali kita lupa memilih koper hanya sebesar barang-barang yang dibawa saat pergi tanpa memberi ruang tambahan barang saat kembali. Jika Anda berencana berbelanja saat di luar negeri sebaiknya sisakan ruang kosong di koper. Tidak jadi soal jika Anda membawa koper besar dengan hanya setengah isi.

Berat bagasi pesawat Anda. Disamping besarnya koper, hal penting untuk tetap dipertimbangkan adalah fasilitas gratis bagasi pesawat Anda. Biasanya airline memberikan 20kg gratis untuk kelas ekonomi dan hingga 30kg untuk kelas di atasnya. Kelebihan berat akan dihitung per kg dengan tarif yang lumayan mahal.

Pilih barang yang ringan & tidak makan tempat. Karena batasan berat ini maka anda perlu memilah-milah barang yang akan dibawa, bukan hanya besarnya tetapi juga dengan beratnya. Misalnya untuk keperluan mandi, pilihlah yang berukuran kecil. Anda tidak perlu membawa handuk tebal. Begitu juga dengan perlengkapan sholat, pilih sajadah atau mukena tipis yang bisa dilipat ringkas. Yang sering terjadi adalah membawa pakaian terlalu banyak yang ternyata tidak semuanya dipakai. Kuncinya, bawalah hanya yang benar-benar Anda butuhkan.

Oleh-oleh sebagai baju ganti. Biasanya kita sering membeli tshirt untuk oleh-oleh pribadi, ada baiknya Anda pakai selama di luar negeri. Disamping bisa mengurangi barang bawaan, akan lebih berarti dalam foto-foto Anda. Bayangkan, Anda berfoto dengan menggunakan tshirt bergambar ciri khas setempat. Keren bukan?

Membagi antara koper bagasi dan tas kabin. Setiap penumpang diperbolehkan membawa satu tas ukuran kabin untuk dibawa serta ke pesawat. Pisahkan barang bawaan penting untuk ditempatkan di tas kabin atau tas tangan. Sedangkan barang-barang lain simpan di koper besar untuk masuk bagasi.

Tas kabin sebaiknya diisi kebutuhan personal seperti baju ganti, jaket, sikat gigi, laptop. Menyisipkan baju ganti digunakan jika ada masalah di bagasi Anda (hilang atau terlambat). Ambil jaket ini sebelum boarding, siapa tahu Anda memerlukannya saat di pesawat. Meskipun diperbolehkan membawa tas/koper kabin, pastikan ukurannya sesuai yang diperbolehkan. Membawa koper besar masuk kabin berpotensi tidak muat dalam penyimpan bagasi di kabin. Jika ini terjadi koper Anda harus dipindahkan ke ruang bagasi di bawah. Disamping berpotensi hilang, pemindahan ini akan memperlambat proses boarding, dan tentu saja merugikan penumpang lain.

Tas tangan digunakan untuk dokumen seperti passport, tiket pesawat, buku bacaan, pemutar musik dan juga obat-obatan. Uang tunai sebaiknya sebagian disimpan di tas tangan selain di dompet Anda. Tarus satu pulpen di tas tangan ini untuk mengisi Departure Card sebelum mendarat.

Koper besar yang akan masuk bagasi dan diisi pakaian, sepatu, barang-barang dalam bentuk cairan. Ingat ada pembatasan cairan yang bisa masuk ke kabin. Jangan lupa untuk mengunci koper Anda saat check-in.

Kunci Koper. Selalu hafalkan kombinasi kunci koper Anda, atau jika menggunakan kunci gembok taruh kunci di tas tangan yang mudah diambil. Hal ini diperlukan, jika koper Anda harus dibuka saat melewati pemindai sinar-x. Kegagalan membuka koper berakibat koper Anda akan dibuka paksa, dan ini artinya Anda mesti membeli koper baru.

Penanda koper. Untuk menghindari tertukarnya koper, gunakan penanda koper dengan sesuatu yang mudah dikenali dari kejauhan. Ingat bentuk dan warna koper mirip-mirip satu sama lain. Jangan lupa untuk menempelkan identitas Anda pada koper seperti Nama, Nomor Penerbangan dan nomor telp. Beberapa airline menyediakan baggage tax, dan Anda tinggal isi dan memasangnya di koper.

Menata isi koper selama di luar negeri

Bongkar koper. Hal pertama yang harus dilakukan begitu memasuki hotel adalah membongkar koper Anda. Letakkan baju-baju di lemari baju atau digantung. Ini dilakukan untuk menghindari kusut. Barang-barang berharga masukkan ke lemari penyimpan (safe deposit box) yang tersedia di kamar atau di resepsionis.

Pakaian bekas pakai. Jika perjalanan Anda cukup lama atau berpindah-pindah hotel maka biasakan untuk menempatan pakaian bekas pakai di posisi dasar kopor. Meskipun bekas pakai, lipat pakaian tersebut serapi mungkin untuk menghemat ruang koper. Lakukan ini setiap hari untuk setiap ada pakaian bekas lagi.

Packing sebelum kembali

Pada dasarnya dapat dilakukan sama halnya sebelum pergi, hanya saja biasanya bawaan kembali akan lebih banyak dibandingkan saat pergi.

Potongan kartu imigrasi. Pastikan kartu potongan imigrasi berada di tas tangan dan tidak terbawa di koper bagasi. Begitu halnya dengan passport dan tiket Anda.

Gunakan kargo untuk bawaan sangat besar. Ada kalanya kita membeli cendera mata dalam ukuran yang sangat besar, dan junga berat. Jika ini terjadi pertimbangkan untuk mengirim terpisah melalui jasa kargo udara. Anda akan lebih hemat (dan juga tidak repot) dibandingkan membawa serta ke bandara.

Koper atau box tambahan. Jika Anda harus menambah koper atau box tambahan perhatikan beberapa hal berikut :

  • Pisahkan makanan dalam satu box terpisah. Jika memungkinkan bawa serta ke kabin, jika tidak masukkan bagasi. Jangan lupa beri tanda ‘Fragile’, biar oleh-oleh Anda diperlakukan khusus.
  • Box oleh-oleh ini biasanya berbentuk mirip-mirip, beri penanda untuk memudahkan Anda mengenalinya saat mengambil bagasi.

Berkemas ini menjadi lebih penting buat kaum perempuan yang biasanya membawa perbekalan lebih banyak. Dengan berkemas lebih rapi akan membantu menikmati perjalanan lebih optimal bukan?

18 thoughts on “Tips berkemas (packing) untuk perjalanan ke luar negeri”

  1. Salam pak….q mau nx klo pengen bagasikan minyak zaitun sebanyak 5 liter bisa nggk pak?
    Mksh….di tunggu jawabanx

  2. Hi pak Totosp.. Pak sya minta tipsnya buat packing makanan kayak yg rempah2 gitu dong.. Karna sya kluar negeri bukan traveling.. Dan baliknya baklan lma.. Slama ini sya ga pernah bekal rempah dri indonesia. Alhasil beli di ny mahal dan ga selengkap yg kita mau.. Pergi kali ini pingin bawa 1 tas total makanan kira2 ada tips yg cocok ga ya pak utk cara packing dll? Takutnya ngepack sayur suka busuk atau layu sampe sananya.. Saya pingin bawa rempah yg seger gitu pak, kaya sereh yg masih bentuk sereh bukan powder dsb..
    Thank you

    1. Kalau bahan yang awet sebaiknya dibungkus kotak plastik dengan seal kuat. kalau bahan segar sebaiknya pakai hand-carry. hanya saja di US ada aturan ketat untuk bahan2 segar ya.

    1. Lia, di kabin hanya boleh koper ukuran kabin dan satu tas tangan, itu standardnya. Beberapa airline sangat ketat untuk ukuran ini, terutama penerbangan ke luar negeri

    1. Ujang,
      Secara umum koper medium tidak diperbolehkan masuk kabin, penerbangan international lebih ketat untuk ukuran koper ini

      1. 1. Mau tanya, kalo kelebihan berat diitungnya satu kilonya berapa ya?
        2. Ketika dimigrasi apa yang akan ditanyakan pada pelancong?

      2. Robe,
        1. Harga per kilo berbeda tiap airline, cek di airline
        2. Biasanya ditanya tujuan datang dan dimana tinggal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s