Menyiasati biaya liburan keluar negeri di saat Dollar melambung

Bank NoteRabu 21 Agustus 2013, nilai tukar Dollar Amerika (USD) terhadap Rupiah nyaris menyentuh 11 ribu rupiah per dollar Amerika. Ini berarti rupiah sudah terdepresiasi lebih 12% dari nilai tukar stabil sebelumnya, 9.500. Jika dikonversi ke rupiah, biaya liburan ke luar negeri dipastikan melonjak, karena hampir semua komponen biaya dihitung dengan patokan dollar Amerika. Harga tiket pesawat ke luar negeri rata-rata dihitung dalam dollar, begitu juga dengan biaya hotel. Jika Anda sudah memiliki rencana liburan ke luar negeri atau sedang berfikir untuk ke sana ada baiknya untuk menghitung ulang budget perjalanan Anda, apalagi jika budget perjalanan tidak cukup longgar. Tiga komponen pengeluaran terbesar biasanya terdiri dari tiket pesawat, hotel, dan belanja. Tips berikut mungkin bisa membantu Anda menyiasati melonjaknya dollar dan tetap bisa liburan ke luar negeri. Continue reading

Advertisements

Tips berkemas (packing) untuk perjalanan ke luar negeri

Seorang kawan hampir selalu menambah koper baru saat kembali ke Indonesia setelah berlibur ke luar negeri. Kawan yang lain mengeluhkan tambahan biaya bagasi yang kelewat mahal atas kelebihan berat bagasinya. Sayapun pernah dengan terpaksa harus membongkar isi koper saat mesin pemindai di bandara mendeteksi sesuatu di koper saya. Kolega saya lain harus bertahan hanya dengan baju yang menempel hampir 24 jam saat kopernya tidak diketemukan di bandara. Belum lagi jika tertinggal barang-barang pribadi, seperti obat-obatan, pencukur kumis, atau pakaian dalam. Terkadang kita perlu kerja keras untuk menjejalkan sebegitu banyak barang ke dalam koper. Menata isi bagasi untuk perjalanan singkat, mungkin tidak terlalu jadi masalah. Tapi untuk perjalanan lama ke luar negeri, berpindah-pindah kota, apalagi dengan membawa serta anak-anak atau bayi, kecermatan dalam berkemas menjadi salah penentu kenyamanan perjalanan Anda. Jadi tidak ada salahnya memerhatikan tips berkemas berikut bukan? Continue reading

Bawa cash atau cukup kartu kredit dan ATM?

‘Saya sebaiknya membawa uang apa? Apakah harus menukarnya dulu di Indonesia? Bagaimana dengan kartu kredit?’. Itulah rentetan pertanyaan dari salah satu pengunjung blog ini sebelum pergi liburan ke luar negeri. Meskipun jawaban pertanyaan-pertanyaan itu sangat tergantung dari perilaku belanja tiap-tiap orang namun saya setuju bahwa sebaiknya menyiapkan jenis mata uang sebelum berangkat liburan ke luar negeri. 

Jawaban pertanyaan pertama dan kedua bisa sangat sederhana jika negara tujuan menggunakan mata uang utama (major currency) dunia. Euro digunakan pada negara-negara zona euro, Pound Sterling digunakan di UK. Jepang menggunakan Yen, Australia cukup membawa Australian Dollar. Namun lain halnya jika Anda akan liburan ke negara-negara yang tidak menggunakan mata uang utama tersebut seperti India, Cambodia, Turki, Mesir, Maroko, dll.  Dan terkait pertanyaan kedua, mata uang utama dan beberapa negara tetangga sangat mudah didapat di Indonesia. Untuk itu sebaiknya Anda menukarkannya di Indonesia. Bagaimana dengan mata uang lain? Sebaiknya Anda membawa dollar Amerika (USD), karena mata uang Paman Obama itu diterima dimana saja hampir di seluruh dunia. Sedangkan untuk kartu kredit dan ATM perlu pertimbangan tersendiri agar tidak terjebak dalam selisih nilai tukar. Continue reading