Tag: Sriwijaya Air

Sriwijaya (SJ) Travel Pass ini sungguh keterlaluan

SJ Travel PassSudah tahu tawaran unik dari Sriwijaya Air Group ini? Terbang sepuasnya selama setahun dengan harga spesial 12 juta rupiah saja. Sudah begitu, masih dapat dicicil 12 x dengan bunga 0%. Tawaran ini pertama kali saya tahu dari akun Twitter Sriwijaya, dan sejujurnya itu sangat menarik, sekaligus membuat saya penasaran. Untuk memastikannya, saya kemudian menghubungi call center 0804.1777777. Dan, sekali pencet langsung tersambung. Continue reading “Sriwijaya (SJ) Travel Pass ini sungguh keterlaluan”

Iklan

Usia pesawat airline Indonesia makin muda. Batik Air & Mandala Tiger Air juaranya

Batik MandalaKepadatan bandara Soekarno-Hatta (SHIA) menjadi topik berita akhir-akhir ini. Antrian panjang sebelum lepas landas dan mendarat dirasakan sudah sangat mengganggu keselamatan dan kenyamanan. Bukan hanya penumpang awam yang mengeluhkan, tapi tamu-tamu negara, bahkan perusahaan penerbangan. SHIA yang memiliki 2 landasan pacu, dan sudah tak mampu menerima lonjakan pegersakan pesawat. Penambahan landasan pacu ketiga terhadang pembebasan lahan. Alhasil, sebagai solusi antara, bandara Halim Perdanakusuma akan diaktifkan lagi sebagai bandara komersial dan mengalihkan 5% trafik penerbangan ke Halim. Ijin penambahan rute dari SHIA dibekukan sementara. Peralatan navigasi akan segera diupgrade untuk meningkatkan kapasitas. Penerbangan malam sedang digagas untuk menyebar kepadatan bandara.

Di sisi lain, kepadatan bandara ini merupakan konsekuensi dari hukum pasar. Jumlah penumpang terus meningkat, yang direspon dengan penambahan rute penerbangan dari SHIA. Meskipun tahun lalu Batavia Air tutup operasi, tapi airline lainnya terus melakukan ekpansi bisnis untuk menangkap tingginya permintaan. Airline-airline itu terus menambah jumlah pesawat-nya sehingga makin banyak jumlah rute yang diterbangi dari dan ke SHIA. Penambahan pesawat-pesawat itu sebagian besar adalah pesawat baru. Berita bagusnya adalah usia pesawat rata-rata airline Indonesia makin muda. Continue reading “Usia pesawat airline Indonesia makin muda. Batik Air & Mandala Tiger Air juaranya”

Airline Indonesia, ekpansif dan makin muda

‘Lion Air memborong 230 Boeing 737’, itulah judul berita yang cukup heboh di akhir Sept 2011. Betapa tidak transaksi ini sontak menjadi sorotan dunia karena disaksikan oleh Presiden Obama melakukan kunjungan kerja di Bali. Angka 230 sangat fantastis dan merupakan transaksi terbesar bagi Boeing dalam hal jumlah pesawat. Komentar miring muncul dari seteru Boeing, Airbus, yang menyatakan transaksi tersebut disinyalir terkandung muatan politis dan tekanan. Kiprah Lion Air sendiri begitu mencengangkan di saat order 178 pesawat sebelumnya baru akan sampai di tanah air 2016 nanti. Dan itulah faktanya, airline Indonesia sangat ekpansif. Meskipun tidak sebanyak Lion Air, Garuda juga mengantungi order B737NG dan B777. Sriwijaya Air dengan B737NG dan Embaraer-nya. Indonesia Air Asia dengan A320. Citilink juga dengan A320.  Continue reading “Airline Indonesia, ekpansif dan makin muda”

Tidak seru! Terbang rombongan tapi duduk berpencar-pencar

Ada pemandangan menarik dan menyebalkan pada beberapa penerbangan terakhir saya. Pasalnya penumpang ribut tukar-menukar tempat duduknya. Antrian di lorong pesawatpun jadi panjang dan proses pra penerbangan jadi terhambat. Beberapa penumpang mondar-mandir depan belakang. Akibatnya adalah pesawat terlambat berangkat. Ternyata penyebab kejadian itu adalah rombongan penumpang mendapatkan tempat duduk berpencar dan berusaha negosiasi dengan penumpang lain untuk tukar tempat duduk. Ulah penumpang seperti ini bukan saja mengganggu kenyamanan penumpang lain tetapi juga membuat penerbangan terlambat dari jadwal. Nah jika Anda terbang berombongan dan menginginkan tempat duduk berdekatan, lakukan saja tips di bawah agar Anda tidak dipelototi penumpang lain (free photo by fotosearch.com). Continue reading “Tidak seru! Terbang rombongan tapi duduk berpencar-pencar”

Jet jenis baru yang akan segera membelah langit Indonesia

Saat ini hanya ada 2 pabrikan pesawat yang mendominasi armada jet airline Indonesia, Boeing dan Airbus. Keduanya beradu populer bukan hanya di pesawat berbadan lebar tapi makin sengit di jenis pesawat berbadan sempit (1 lorong). Di kelompok pesawat berbadan besar, Boeing 747 Series bersaing dengan Airbus 340 & Airbus 330 Series. Di luar Indonesia, Boeing memiliki B747, B777, B787, sedangkan Airbus memiliki A330, A340, A380. Di kelas 1 lorong yang populasinya terbanyak, Boeing 737 Series sangat mendominasi. Keluarga B737 dimulai dari B737 Classic (B737-200/300/400/500), B737NG (B737-800 & B737-900). Di kelas ini Airbus memiliki penantang tangguh untuk menandingi Being 737 Series dengan Airbus 320 dan Airbus 320 Neo. Di keluarga A320 masih ada A318 dan A319. Dulu di kelas jet 1 lorong Fokker-28 & Fokker-100 sempat populer. Seiring bangkrutnya Fokker akhirnya pasar 1 lorong hanya didominasi oleh Boeing & Airbus. Namun tampaknya dominasi keduanya di kelas 1 lorong tampaknya akan segera berkurang dalam 2-3 ke depan setelah masuknya pesawat jet baru di kelas tersebut. Adalah Sriwijaya Air yang mengumumkan akan membeli 20 pesawat Embraer 190 (foto : embraer.com) dan SKY Aviation yang berencana membeli 10 Sukhoi SuperJet-100. Bahkan pertengahan Agustus 2011 ini, pabrikan pesawat lain, Bombardier, juga melakukan uji terbang Bombardier CRJ700 di Bandara Soekarno Hatta dalam upaya penawaran ke salah satu airline Indonesia (Garuda Indonesia). Dan awal Februari 2012, Garuda akhirnya memilih enam pesawat jet regional Bombardier Aerospace tipe CRJ1000 NextGen bermesin jet for six firm CF34-8C dari GE (General Electric). Perjanjian pembelian mesin pesawat bernilai sekitar 50 juta dolar Amerika Serikat itu disertai opsi pembelian 18 pesawat tambahan. Di waktu hampir bersamaan Merpati memilih membeli 40 jet 100 seater buatan China, ARJ21-700, dari AVIC int’l/COMAC. Sedangkan di kelas pesawat berbadan lebar dominasi Airbus & Boeing akan tetap kokoh mengingat tidak ada pabrikan besar yang membuat pesawat besar ini. Mengapa airline itu memilih jet-jet jenis baru ini?

Continue reading “Jet jenis baru yang akan segera membelah langit Indonesia”