Review : Hotel Horison Ultima Jogja

Stasiun_TuguJogja & Malioboro adalah dua kata yang tak bisa dilepaskan. Malioboro menjadi tujuan turis dan karenanya banyak hotel di sekitar kawasan populer ini. Jalan Malioboro sebenarnya  tersambung dengan Jalan Mangkubumi, dengan batas rel kereta api. Malioboro yang padat membuat hotel-hotel berkembang ke sayap Malioboro, bahkan ke Jalan Mangkubumi dan sayapnya. Belakangan ini Jalan Mangkubumi tumbuh hotel-hotel baru. Letaknya yang cukup dekat dengan Malioboro, hotel-hotel di kawasan ini layak jadi pilihan sebagai pengganti Malioboro yang padat. Salah satunya adalah Hotel Horison Ultima di Jalan Gowongan Kidul. Inilah ulasannya. Continue reading

Advertisements

Terbawa ke jaman kolonial di The Phoenix Hotel Yogyakarta

2 hari jelang Idul Fitri 1433H, dalam perjalanan mudik ke kampung halaman saya menyempatkan untuk singgah terlebih dulu di Jogja. Bagus juga untuk bermalam di kota kesayangan saya ini sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halaman. Dan kali ini saya memilih The Phoenix Hotel untuk pertama kalinya. Sebelumnya saya sedikit enggan tinggal di hotel ini jika sedang berada di Jogja mengingat The Phoenix adalah hotel tua dan terkesan sedikit angker. Hotel kelolaan MGallery masuk dalam jaringan Accor Group. Melalui travel online, saya mendapatkan tarif sangat murah untuk tinggal di hotel bintang 4 ini. Lokasinya sangat strategis karena hanya sepelemparan tumbak dari Tugu yang terkenal itu. Cukup dekat dari stasiun Tugu dan berada di kawasan kelas satu-nya Jogja. Sebelum pergi saya sedikit mencari tahu tentang hotel ini dan akhirnya saya memesan kamar dengan balkon menghadap taman. Kesan yang terbentuk sebelumnya langsung berubah saat saya memasuki lobby hotel ketika check-in. Dan inilah bagian tertua hotel ini yang disamping digunakan untuk resepsionis juga dimanfaatkan untuk restoran dan beberapa ruangan untuk manajemen. Dan berikut selengkapnya. Continue reading

Antar Moda di bandara Adi Sutjipto Jogja

  • Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta sebenarnya tidak termasuk bandara besar dengan landasan pacu sepanjang 2.250 meter dengan lebar 45 meter. Kapasitas apron hanya menampung 8 pesawat ukuran B737 atau A320. Dalam dunia penerbangan bandara ini dikenal dengan kode ICAO WARJ dan kode IATA adalah JOG. Terminalnya juga tidak cukup luas, dipisahkan antara terminal domestik dan terminal international dengan ukuran lebih kecil. Bandara ini melayani ke sejumlah kota di Indonesia dan 2 kota di luar negeri (Singapura & Kuala Lumpur). Namun, ternyata dalam hal angkutan bandara yang disediakan, Adi Sutjipto termasuk paling lengkap fasilitasnya diantara bandara-bandara di Indonesia. Dan inilah antar moda yang dijumpai di bandara ini : Continue reading

Menjemput romantisme Jogja

Ketika itu, tujuan saya menuju Jogja hanyalah untuk mencari keseimbangan dan ingin meremajakan soul. Bagi saya, Jogja adalah tempat yang bisa memberikan ketenangan dan menyajikan warna berbeda. Meskipun mulai terkikis modernitas, budaya Jawa yang masih terasa dan cukup untuk menyegarkan pikiran, melupakan sejenak keangkuhan Jakarta. Paduan alam, gedung-gedung kuno, budaya dan kehidupannya terbingkai menjadi sebuah romantisme. Kali ini saya memilih menumpang kereta-api siang dan tentu saja berhenti di stasiun Tugu, satu diantara stasiun tertua di negeri ini (kini tampak muka stasiun Tugu dicat warna abu-abu). Biasanya saya tidak langsung buru-buru keluar stasiun, duduk-duduk sejenak sekedar menikmati arsitektur megah peninggalan Belanda itu.  Romantisme Jogja bisa dimulai dari sini. Continue reading

Kini tarif hotel di Jogja tidak lagi bisa dibilang murah

Awal Oktober lalu, dalam perjalanan pulang kampung saya menyempatkan menginap semalam di Jogja untuk sekedar ingin menikmati & merindukan Jogja. Hotel yang yang biasanya saya gunakan untuk menginap ternyata dalam posisi penuh, sehingga perlu mencari hotel lain. Nah, lewat online travel saya mencari hotel yang sesuai dengan selera & budget, dan rata-rata hotel di lokasi-lokasi populer tinggal menyisakan beberapa kamar saja. Hotel-hotel di sekitar Malioboro, Jl Jend Sudirman, Kali Urang dan arah bandara ternyata cukup diminati tamu. Akhirnya saya mendapatkan hotel di Jl. Sudirman deket dengan Tugu Jogja dengan tarif diskon setara $75 plus sarapan untuk berdua. Masih teringat, lima tahun lalu kamar yang sama bisa diperoleh dengan hanya $45 saja. Continue reading