Karakteristik dan Jenis Reksadana (Reksadana Part-2)

financial03Sebagai kelanjutan dari artikel sebelumnya (Part-1 ),  definisi dari wikipedia berdasarkan karakteristiknya maka reksadana dapat digolongkan  sebagai berikut :

Reksadana Terbuka
Reksadana Terbuka adalah reksadana yang dapat dijual kembali kepada Perusahaan Manajemen Investasi yang menerbitkannya tanpa melalui mekanisme perdagangan di Bursa efek. Harga jualnya biasanya sama dengan Nilai Aktiva Bersih. Sebagian besar reksadana yang banyak dijumpai di Indonesia adalah reksadana jenis terbuka.
Reksadana Tertutup
adalah reksadana yang tidak dapat dijual kembali kepada perusahaan manajemen investasi yang menerbitkannya. Unit penyertaan reksadana tertutup hanya dapat dijual kembali kepada investor lain melalui mekanisme perdagangan di Bursa Efek. Harga jualnya bisa diatas atau dibawah Nilai Aktiva Bersihnya.
Advertisements

Gejolak politik di Thailand, inikah ‘blessing in disguise’ bagi Indonesia?

thailand-demoThailand kembali bergolak. Demo anti pemerintah akhir Maret 2009 berujung pada pembatalan ASEAN Summit di Pattaya yang dijadwalkan 11 April 2009. Penentang pemerintah kali ini adalah pendukung mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra (berkaus merah seperti di gambar yang diambil dari DW-World.de). Demo kali seakan menjadi jilid lanjutan dari demo sebelumnya yang menggulingkan PM Thaksin saat itu, berlanjut pada demo yang menggulingkan PM Somchai Wongsawat melumpuhkan bandara Svarnabhumi. Berita penutupan bandara itu menjadi berita internasional karena banyak warga Negara asing yang terjebak di bandara tersebut. Demo kali ini, tidak lebih sebagai balasan atas demo-demo sebelumnya karena dilakukan kelompok berlawanan (pro Thaksin). Kalau demo Nov 2008, benar-benar membuat anjlok industri wisata Thailand, bagaimana dengan demo kali ini?

Continue reading

Mengenal Investasi Reksadana (Reksadana Part-1)

financial02Banyak cara untuk berinvestasi. Orang awam mengenal Investasi kebanyakan sebagai investasi di sektor riil, yakni dengan membuka sebuah usaha dan mengelolanya seperti mendirikan pabrik, membuka toko, mengelola bisnis jasa, dll. Selain sektor riil sebenarnya Anda juga bisa berinvestasi pada instrumen keuangan. Instrumen keuangan sangat beragam, bisa dengan investasi pada saham perusahaan publik, surat hutang (obligasi), investasi di valuta asing. Instrumen investasi sektor keuangan yang belakangan sangat popular di Indonesia adalah reksadana.  Continue reading