Ingin jalan-jalan sambil berpetualang? Datanglah ke Cambodia

Negeri ini sering disebut sebagai Kamboja oleh orang Indonesia. Sebutan internasionalnya adalah Cambodia, dan merupakan satu-satunya negara berbentuk monarkhi konstitusional di Asia Tenggara. Saat disebut Cambodia kebanyakan orang akan teringat sejarah Khmer Merah. Dan memang, Cambodia ini adalah penerus kekhasisan Khmer yang menguasai kawaran ini di abad 11 hingga 14 silam. Berada di semenanjung Indochina, Cambodia berbatasan langsung dengan Thailand di sisi barat, dengan Republik Laos di utara, dengan Vietnam di timur dan teluk Thailand di selatan.

Diantara negara-negara di Asean, Cambodia berada di deretan bawah negara dengan penghasilan rendah. Pada tahun 2011, World Bank mencatat pendapatan per kapita negeri ini masih berada di $ 830 per tahun.  Bandingkan dengan Indonesia yang sudah menyentuh $ 3.495 per capita di tahun yang sama. Letak Cambodia sebenarnya sangat strategis baik dari sisi geografis maupun ekonominya. Posis strategis juga berlaku untuk industri wisata. Cambodia berada sangat dengan Thailand yang merupakan salah satu pusat turis di Asia, juga berdekatan dengan Vietnam yang mulai menjadi tujuan wisata populer baru di Asia. Negeri ini juga mudah dijangkau dari kedua pusat turis Asia itu. Nah jika Anda ingin jalan-jalan dan sekaligus berpetualang, cobalah datang ke Cambodia. Continue reading

Advertisements

Cu Chi Tunnels, sepenggal kisah kelam perang Vietnam

Disamping Mekong Delta, Cu Chi Tunnels adalah menu wajib saat melancong ke Ho Chi Minh City. Bagian kisah perang Vietnam ini diwujudkan dalam sebuah kawasan yang wisata yang dibuat semirip dengan kondisi dulu, meskipun dengan hutan yang lebih muda karena hutan aslinya sudah hancur karena perang. Anda akan diantarkan pada kilas balik perang Vietnam dan memahami bagaiman perjuangan mereka. Gambar disamping menggambarkan bagaimana dulu Vietkong bersembunyi dari tentara Amerika. Tentu saja tentaranya tidak segemuk di gambar.
Terletak dalam sistem terowongan bawah tanah Cu Chi Battlefield, terowongan bawah tanah kompleks Duoc Ben Saigon – Gia Dinh markas Partai Daerah dan Komando Militer, telah diklasifikasikan sebagai nasional – tanggal 29 April 1979. Ini adalah sebuah proyek arsitektur yang unik, sebagai suatu sistem terowongan bawah tanah dengan tempat tidur pada banyak lantai. Beberapa lorong berbagai arah seperti sarang laba-laba lebih dari 200 km panjang dengan tempat-tempat asrama, akomodasi, rapat dan tempat bertempur. Sistem terowongan bawah tanah akan menunjukkan tekad, kebijaksanaan, kebanggaan orang Cu Chi, sebagai lambang revolusioner kepahlawanan rakyat Vietnam.

Untuk sampai ke tempat ini perlu perjalanan darat dari HCMC selama kurang lebih 90 menit, termasuk berhenti sesaat untuk melihat pabrik dan toko kerajinan. Apa yang bisa dilihat pada tour ini? Continue reading

Ho Chi Minh City Full Day Tour

Tidak sulit untuk mendapatkan full-day HCMC City Tour. Banyak travel menawarkan paket ini. Harganya juga bervariasi, paket ini di internet ditawarkan seharga USD 35 tapi di HCMC Anda bisa mendapatkannya seharga sekitar USD12, bahkan kurang. Kota ini sebenarnya tidak terlalu luas sehingga bisa saja Anda mengunjungi satu per satu tempat wisata tanpa harus mengikuti paket tour. Jarak antar tempat juga tidak berjauhan. Namun saya tetap sarankan untuk membeli paket dari travel karena bisa lebih hemat, cepat dan tentu saja mengurangi kerepotan. Maklum, tidak banyak yang menguasai bahasa Inggris, pun seorang supir taxi. Saya memilih menggunakan cara lain, yakni menyusuri HCMC dengan Cyclo, kendaraan seperti becak yang tampak di gambar. Continue reading

Ho Chi Minh City, here I come, o day toi den

Jumat, 27 November 2009, pesawat yang membawa saya ke Vietnam bergerak pelan meninggalkan apron  saat jam menunjukkan pukul 18.30. Pesawat Indonesia Air Asia Airbus 320 hampir terisi penuh dan sepertinya didominasi oleh penumpang Indonesia. Meskipun terlambat hampir 2 jam, pesawat take-off sangat mulus. Dan sesaat setelah lampu kabin kembali menyala penuh, kabin berubah suasana khas layanan penerbangan murah ala Air Asia. Flight Attendance (pramugari) berpakaian merah itu segera membagikan Departure Card dan menjajakan makanan dan minuman atau yang mereka tawarkan sebagai Snack Attack. Jajan di pesawat akhirnya menjadi kesenangan tersendiri saat terbang bersama Air Asia. Seperti biasa saya membawa bacaan dan kali ini novel John Grisham untuk sekedar membunuh waktu selama 3jam itu. Saat reservasi saya sengaja memilih kursi di deretan pinggir di depan sayap hanya sekedar untuk bisa menikmati pemandangan luar sebelum mendarat. Ho Chi Minh City akhirnya saya datang juga. Continue reading

Melancong ke Ho Chi Minh City Vietnam ala backpacker

Backpacker01November memang bukan masa puncak kedatangan turis. Namun juga tidak terlalu sepi dan bagi saya November menjadi waktu yang tepat untuk mengunjungi negeri Paman Ho ini. Karena bukan puncak musim turis maka semuanya akan menjadi lebih mudah. Mudah mencari tiket murah juga mudah mendapatkan hotel murah. Cuaca juga mendukung karena tidak akan cukup panas. Kali ini saya berniat untuk menjelahi Ho Chi Minh City ala backpackers. Semuanya diatur sendiri mulai dari beli tiket, mencari hotel, hingga mengatur liburannya. Dibandingkan dengan membeli paket tour, melancong ala backpacker memang harus sedikit berepot-repot. Dan ternyata tidak sulit untuk mengatur itu semuanya, apalagi semua bisa didapat melalui internet. Bahkan ini bisa menjadi keasyikan tersendiri. Continue reading