Tiga malam di Bangkok. Inilah kisahnya…

Kembali menjejakkan kaki di Bangkok awal Juni ini. Kali ini saya menumpang Thai Airways untuk sampai ke sana. Ya, kini Jakarta Bangkok tersambung langsung oleh 3 jadwal penerbangan, 2x oleh Thai Airways dan sekali diterbangi oleh Air Asia Indonesia. Penerbangan lain semisal Singapore Airline, juga menghubungkan Jakarta Bangkok dengan transit di bandara lain. Dengan penerbangan langsung Jakarta-Bangkok hanya ditempuh 3 jam 20 menit saja dan ini membuat jarak CGK-BKK terasa lebih dekat. Dengan jadwal penerbangan lebih awal, dibandingkan pesawat yang saya tumpangi 2 tahun lalu, saya sempat menikmati senja di hari pertama, menikmati hiruk-pikuk malam kota Bangkok, yang dulunya dikenal dengan kemacetannya. Nah, dibanding 2 tahun lalu, ternyata Bangkok tidak banyak berubah hanya terasa lebih sesak saja.

Continue reading

Advertisements

Online Booking Thai Airways (TG) begitu ringkas dan mudah

Selama ini saya cukup sering beli tiket online Garuda Indonesia, Lion Air, Air Asia, Batavia, Singapore Air, Emirates. Tapi kali Ini untuk pertama kalinya saya beli tiket online Thai Airways, airline dari Thailand yang telah berusia 51 tahun. Kesan pertama saya adalah begitu ringkas dan mudah. Harga tiket disajikan dalam bentuk matriks yang memudahkan untuk memilih. Tidak banyak data-data yang harus dimasukkan. Isian untuk pilihan fasilitas selama terbang juga simple dan mudah. Dan inilah beberapa yang membedakan dari fasilitas online airline lain :

Continue reading

Promo digeber demi pemulihan industri wisata Bangkok

Kisruh politik di Thailand baru saja reda. Konsolidasi politik dan sosial mulai dilakukan. Puing-puing sisa demo berbulan-bulan itu mulai disingkirkan dengan kerja bakti massal. Emosi warga yang sempat terkoyak kembali dirajut. Kepercayaan atas keamanan kembali dipupuk. Industri wisata yang porak poranda setelah melewati fase sulit. Namun Thailand terus berjuang memulihkan industri wisata. Pemerintah dan pelaku industri bersatu padu untuk mengembalikan Thailand. Hasilnya adalah promo besar-besaran ditawarkan untuk memancing pelancong kembali menyambangi Thailand. Ambil contoh salah satu paket atraktif ditawarkan oleh AirAsiaGo yang terafiliasi dengan Air Asia. Dan, inilah saatnya berlibur ke Thailand dengan harga fantastis? Continue reading

Demontrasi Thailand memanas, industri wisata bersiap terjun bebas

11 April 2010, BBC News mengabarkan demonstrasi Thailand memakan korban 20 tewas dan ratusan luka-luka. 3 hari sebelumnya pemerintah Thailand menyatakan kondisi darurat. Jam malam kembali diberlakukan. Demonstrasi oleh Red Shirts yang selalu berkaus merah itu berasal dari kelompok pro Thaksin yang beroposisi dan menuntut PM Abhisit Vejjajiva mundur dan menyelenggarakan pemilu lebih awal.  Demo kali ini bermula 12 Maret 2010 dan diantaranya berhasil menduduki gedung parlemen dan stasiun TV (foto : BBC News). Jauh sebelumnya, demo besar kelompok merah juga terjadi Maret & April 2009 hingga menggagalkan ASEAN Summit April 2009 di Pattaya. Demo kali seakan menjadi jilid lanjutan dari demo sebelumnya itu dan menjadi pergolakan politik dengan korban terbanyak sejak 18 tahun terakhir. Continue reading

Kini liburan ke Bangkok bisa lebih murah

Ini bukan karena sedang ada diskon besar-besaran di Bangkok. Juga bukan karena  harga-harga di sana sedang menurun. Sebenarnya lebih murah itu disebabkan apresiasi rupiah terhadap dollar Amerika dan sementara posisi Thailand Bath terhadap USD relatif stabil. Tahun 2009 lalu rupiah terapresiasi sebesar 15 % terhadap dollar Amerika, sedangkan apresiasi Thailand Bath tidak setinggi rupiah. Penguatan Rupiah terhadap USD secara langsung juga membuat IDR menguat terhadap THB.  Semisal, Mei lalu 1 THB setara dengan IDR 303, posisi awal tahun ini menjadi IDR 279 saat 1USD dihargai IDR 9240. Ini artinya kini berlibur ke Bangkok bisa lebih murah 7% dibandingkan setahun lalu, apalagi harga-harga di Thailand cenderung stabil karena inflasi yang rendah. Kondisi ini bertolak belakang saat krisis Asia tahun 1998 lalu. Meskipun sama-sama dilanda krisis hebat, penurunan rupiah lebih parah dibandingkan dengan bath. Pergerakan nilai tukar juga berpengaruh pada tujuan turis dunia. Kenapa? Continue reading