Assalamu’alaikum. Sholat Jumat di Fuyou Road Mosque Shanghai

Mencari masjid untuk sholat Jumat di Jakarta itu mudah. Namun tidak demikian jika berada di kota dengan muslim minoritas seperti di Shanghai ini. Tak banyak masjid di kota ini, tercatat hanya ada 6 masjid yang salah satunya khusus wanita. Dibantu penelusuran dari internet, saya menemukan masjid pusat kota Shanghai, dan tak terlalu jauh dari tempat saya menginap. Masjid itu berlokasi di No. 378, Fuyou Road, sekitar 2 km perjalanan. Masjid ini terletak di kawasan komersial dan satu jalan dengan Yu Garden yang terkenal itu. Bentuk bangunan agak berbeda dengan bangunan sekitarnya. Foto di atas adalah tampak depan dari kompleks masjid ini dan ternyata itu bukan bangunan utama masjid meskipun kubah berada di atas bangunan depan ini. Bangunan utama masjid (untuk sholat) berada di bagian dalam dengan 2 ruangan masjid.  Continue reading

Advertisements

Serbi-serbi : dari Bakso hingga Starbuck

Musim haji menjadi saat berkumpulnya umat muslim dari berbagai negara di Arab Saudi khususnya di Mekkah & Madinah. Bagi saya, dalam perjalanan yang relatif lama ini biasanya dihinggapi kebosanan akan makanan yang disajikan. Dan seperti biasa, untuk memperkaya wawasan kuliner, saya beberapa kali mencicipi makanan lokal mulai kelas kedai hingga restoran fast-food lokal semacam Al Baik. Beruntunglah saya karena selama di sana selalu disediakan makanan Indonesia meskipun terkadang rasanya tidak terlalu pas. Tapi tetap saja ada kerinduan makanan tanah air atau makanan yang biasa disantap. Restoran jaringan global sebenarnya juga membuka gerai di sana, seperti KFC, McDonald, Baskin Robbin, Pizza Hut, kedai kopi Starbuck. Kegemberiaan membuncah saat ketemu penjual bakso dan kedai kopi Starbuck favorit saya. Bahkan keberadaan keduanya ini ternyata relatif mudah didapat terutama di kawasan Masjid Nabawi. Continue reading

Ahaaa…Pedagang Kaki Lima juga banyak dijumpai di Madinah

Siapa bilang pedagang kaki lima (PKL) hanya monopoli Indonesia? Di Madinah PKL juga mudah dijumpai. Mereka biasanya menggelar dagangan di sekitar pintu keluar Masjid Nabawi dan di halaman di sela-sela hotel. Dagangan yang mereka jajakan juga aneka rupa, kebanyakan seputar oleh-oleh haji, mulai sajadah, mainan, jam tangan, pakaian, perhiasan, dan barang-barang unik lainnya. Sama seperti toko-toko lainnya di kawasan ini, mereka juga akan menutup dagangan sebelum adzan tiba dan bersiap mengikuti sholat meskipun di halaman masjid sambil tetap mengawasi dagangannya. Mereka rata-rata akan lancar mengucapkan harga dan beberapa kalimat dalam Bahasa Indonesia. Dan seperti halnya sejawatnya di Indonesia mereka juga mendapati problematika yang mirip-mirip juga. Apa saja? Continue reading

Payung payung itu menjadikan Masjid Nabawi semakin cantik

Masjid Nabawi merupakan satu dari tiga masjid suci bagi umat muslim setelah Masjidil Haram di Mekkah dan Masjidil Aqsa di Yerusalem. Juga menjadi salah satu mesjid terpenting yang terdapat di Kota Madinah, Arab Saudi. Menurut sejarah masjid ini dibangun oleh Nabi Muhammad SAW. dan sekaligus menjadi tempat makam beliau dan para sahabatnya.

Sebenarnya Masjid Nabawi adalah masjid kedua yang dibangun oleh Rasulullah SAW, setelah Masjid Quba yang didirikan dalam perjalanan hijrah beliau dari Mekkah ke Madinah. Masjid Nabawi dibangun sejak saat-saat pertama Rasulullah tiba di Madinah, yang dulunya adalah tempat unta tunggangan Nabi menghentikan perjalanannya. Lokasi itu semula adalah tempat penjemuran buah kurma milik anak yatim dua bersaudara Sahl dan Suhail bin ‘Amr, yang kemudian dibeli oleh Rasulullah SAW untuk dibangunkan masjid dan tempat kediaman beliau. Continue reading

Kawasan Masjidil Haram terus dibenahi

Sudah lama tidak mengunjungi Masjidil Haram atau Anda memiliki rencana Haji atau Umroh? Bersiaplah untuk melihat kawasan Masjidil Haram dengan suasana baru. Akhir Oktober 2010, sedang berlangsung pembenahan di kawasan Masjid Suci ini. Beberapa bangunan baru sudah selesai, diantaranya jam raksasa di atas Zam Zam Tower. Perubahan paling menonjol adalah perluasan masjid, untuk menampung jemaah haji terus bertambah dari tahun ke tahun. Dilanjutkan dengan penataan kawasan di seputaran Masjidil Haram, hingga area di luar ring-1 Masjidil Haram. Konstruksi-konstruksi baru tampak menonjol dengan crane-crane menjulang. Bukit-bukit tampak terkepras. Hunian-hunian lusuh segera ditata ulang. Pasar seng yang terkenal itu kini tinggal kenangan.  Continue reading