Menyongsong pagi di Bukit Sikunir Dieng

IMG_5253
Bukit Sikunir Dieng

Menyongsong matahari terbit di Bukit Sikunir adalah menu wajib saat melancong ke Dieng Wonosobo. Keindahaannya menjadi daya tarik kuat bukan hanya wisatawan lokal tetapi turis asingpun rela bersusah-payah mendatanginya. Betapa tidak, untuk dapat menikmati golden sun rise, pelancong rela berangkat di pagi buta saat Dieng masih lelap tertutup kabut. Pelancong juga harus berbaju tebal untuk menahan dingin yang menggigit. Diperlukan perjalanan sekitar 1 jam dengan mobil dari pusat kota Wonosobo. Jalanan cukup mulus meskipun jelang Sikunir jalanan menyempit. Semua kendaraan harus berhenti di tempat parkir, dan pelancong melanjutkannya dengan jalan kaki menuju puncak Cikunir. Diperlukan fisik bugar agar dapat mencapai puncak Sikunir dan menikmati sunrise dengan sempurna.Mendaki Bukit Sikunir berarti berwisata sekaligus olah raga. Jalur pendakian yang sempit, menanjak tajam menjadi tantangan tersendiri. Tidak ada penerangan lampu sepanjang jalur ini sehingga diperlukan lampu senter dengan cahaya kuat. Cahaya dari telepon genggam dapat digunakan sebagai alternatif jika tak membawa senter.  Pelancong tak perlu kuatir tersesat karena hanya ada satu jalur pendakian. Sebenarnya pendakian tidak jauh, hanya perlu sekitar 15-30 menit saja. Di beberapa penggal, jalur menanjak tajam dan licin jika hujan. Tapi, lelah mendaki segera terbayar saat mencapai puncak dan menikmati matahari terbit.

IMG_5288Pendakian berakhir saat ketemu mushola kecil. Terdapat percabangan untuk menuju 2 lokasi untuk menikmati sunrise terbaik. Satu lokasi dekat mushola, dan satu lagi di atasnya yang biasanya lebih ramai. Pelancong berkumpul di tanah lapang yang tak terlalu luas, dan sebagian duduk-duduk di undakan tanah atau batu. Arahkan pandangan seluas-luasnya, ikuti perubahannya dari detik ke detik, fantastis. Perubahan warna langit dari gelap ke terang perlahan-lahan sungguh menakjubkan. Sebelum matahari terbit, hawa dingin menyergap, dan tentu ini pas untuk menyesap kopi panas. Jangan kuatir, di puncak terdapat penjual minuman panas dan kudapan seperti kentang goreng khas Dieng.

IMG_5260
Penjaga gorengan Bukit Sikunir

Setelah puas berada di puncak pelancong perlahan-lahan turun untuk kembali ke pos parkir. Tak seperti saat mendaki, perjalanan turun biasanya tidak sepadat saat mendaki karena pelancong tidak turun bersamaan. Dan tak seperti saat mendaki dalam gelap, jalur yang berupa undak-undakan batu pun kini jadi jelas. Saat turun masih ada pemadangan sepanjang jalur terlalu sayang untuk dilewatkan, kicau burung mulai terdengar dan angin bertiup menyemburkan hawa segar. Oh ya, di beberapa pos dapat dijumpai sekumpulan seniman jalanan membawakan lagu-lagu, biasanya genre dangdut atau tradisional. Ikutlah bergoyang jika suka, sekedar menghangatkan badan. Mendekati pos parkir makin banyak ditemui penjual makanan dengan jualan beragam. Pedagang ini tidak menggunakan jalan, tapi berada di tempai dipinggir jalan. Ada bubur, gorengan, kentang goreng, bahkan durian. Lumayan untuk mengganjal perut usai naik turun Sikunir.

Dalam perjalanan turun pelancong disuguhi hamparan kebun kentang, wortel dan berbagai sayuran. Ladang yang berundak dan melingkar-lingkar jadi suguhan menyegarkan mata. Lihatlah juga penduduk setempat memulai harinya, memanen kentang atau mengangkutnya ke tepi jalan. Sikunir adalah desa tertinggi di pulau Jawa, jadi tak ada salahnya untuk memasukkan dalam daftar liburan.

Inilah Sikunir, denyutnya terasa sejak dini hari dan kemudian sepi seiring matahari meninggi. Begitu seterusnya, Sikunir tetap setia menanti sang mentari kembali. Begitupun saya, suatu saat sayapun ingin kembali.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s