Berjaga untuk keadaan darurat di saat liburan

Dulles Airport Washington DC
Dulles Airport Washington DC

Bayangkan Anda adalah orang asing yang sedang liburan di Bali saat bandara ditutup karena erupsi anak Gunung Rinjani. Anda tidak bisa kembali ke negara asal karena tidak ada airline yang menerbangkan Anda. Ijin tinggal Anda sudah habis, sementara bekal uang sudah menipis. Anda juga tidak saudara atau kerabat di Bali. Itulah keadaan darurat yang bisa saja terjadi saat Anda sedang liburan. Bencana alam, terorisme, kecelakaan, kecopetan, atau bahkan sakit. Pelancong perlu memperhitungkan keadaan seperti ini sebelum memulai liburan. Musibah tidak bisa diperkirakan, tapi ada baiknya jaga-jaga untuk mengurangi risiko perjalanan. Caranya diantaranya sebagai berikut :

  1. Uang cadangan. Sebelum memulai perjalanan selalu alokasikan dana cadangan jika kondisi darurat menimpa Anda. Apakah Anda pelancong koper atau pelancong backpack, uang cadangan ini wajib disediakan. Besarnya tentu saja dapat disesuaikan dengan alokasi budget liburan.
  2. ATM jaringan internasional. Pelancong biasanya membawa uang tunai seperlunya, dan menyimpan dana lainnya di ATM. Pastikan Anda membawa ATM jaringan agar tetap dapat menarik tunai di tempat tujuan.
  3. Kartu Kredit. Tidak ada salahnya membawa kartu kredit sebagai cadangan. Pastikan kartu kredit Anda diterima di tempat tujuan. Kartu Master dan Visa hampir pasti diterima di kota-kota besar manapun di dunia. Tidak salah jika Anda mengajukan penambahan limit kartu sementara selama liburan. Ingat tambahan limit ini untuk jaga-jaga kondisi darurat, bukan untuk menambah budget liburan.
  4. Beli Asuransi perjalanan. Sangat dianjurkan untuk membeli asuransi perjalanan sebelum liburan dimulai. Asuransi akan menutup beberapa biaya darurat yang mungkin timbul. Biaya rumah sakit, tertinggal pesawat, perpanjangan tinggal karena musibah bencana alam. Preminya tidak mahal, tapi sangat mermanfaat. Tentang asuransi perjalanan silakan klik di sini.
  5. Nomor Kontak darurat. Selalu bawa catatan kontak darurat, baik keluarga di tanah air atau nomor telepon kedutaan/konsulat setempat.
  6. Copy dokumen perjalanan. Buat salinan dokumen perjalanan seperti passport atau tiket pesawat. Simpan di tempat yang aman. Ada baiknya dokumen-dokumen itu juga dibuat copy dalam bentuk digital. Simpan di gadget Anda, email, atau di dropbox.

Pelancong tentu tidak menginginkan keadaan darurat mengganggu perjalanannya. Tapi jika itu terjadi, dengan persiapan cukup setidaknya akan membuat Anda sedikit tenang.

2 thoughts on “Berjaga untuk keadaan darurat di saat liburan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s