Antar Moda di bandara Adi Sutjipto Jogja

  • Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta sebenarnya tidak termasuk bandara besar dengan landasan pacu sepanjang 2.250 meter dengan lebar 45 meter. Kapasitas apron hanya menampung 8 pesawat ukuran B737 atau A320. Dalam dunia penerbangan bandara ini dikenal dengan kode ICAO WARJ dan kode IATA adalah JOG. Terminalnya juga tidak cukup luas, dipisahkan antara terminal domestik dan terminal international dengan ukuran lebih kecil. Bandara ini melayani ke sejumlah kota di Indonesia dan 2 kota di luar negeri (Singapura & Kuala Lumpur). Namun, ternyata dalam hal angkutan bandara yang disediakan, Adi Sutjipto termasuk paling lengkap fasilitasnya diantara bandara-bandara di¬†Indonesia. Dan inilah antar moda yang dijumpai di bandara ini :
  • Taxi. Inilah angkutan standar bandara di manapun, begitu juga di bandara Adi Sutjipto. Hanya saja menurut saya kualitas layanan taxi di bandara ini masih perlu ditingkatkan, tidak semua taxi dengan rela memakai argometer, kualitas mobil hanya rata-rata saja. Tidak ada antrian taxi seperti halnya di Soekarno Hatta, tapi yang pasti tidak ada monopoli taxi di sini.
  • Trans Jogja. Jika Anda tidak ingin menggunakan taxi, cobalah menumpang Trans Jogja untuk mencapai berbagai tujuan di tengah kota. Shelter Trans Jogja berada di sebelah utara dan Anda perlu melewati under pass yang menghubungkan terminal kedatangan dengan stasiun sisi utara. Tidak usah kuatir kesulitan, papan petunjuk cukup jelas dan underpass dilengkapi eskalator dan pendingin udara. Posisi underpass ini tepat berada di bawah jalur rel kereta api. Terdapat beberapa jalur yang melintasi bandara, dan dari sana Anda bisa pindah jalur Trans Jogja lainnya di beberapa junction.
  • Bus antar kota. Selain Trans Jogja, bandara ini juga menyediakan angkutan antar kota. Bus Damri siap mengantar Anda ke beberapa kota di sekitar Jogja dan Jawa Tengah lainnya. Booth Damri berada tidak jauh dari pintu kedatangan sedangkan penumpang akan naik bus di lobby stasiun sisi utara (dekat dengan shelter Trans Jogja). Bandara ini berada tidak jauh dari jalan raya ke arah Solo, bus-bus antar kota antar propinsi tujuan Solo, Madiun, Surabaya melewati jalan ini. Anda tinggal jalan kaki sekitar 300 meter untuk mencapai jalan ini dan naik bis menuju arah timur.
  • Travel. Selain bus terdapat travel (mini bus) yang siap mengantar Anda ke berbagai tujuan. Anda bisa mendapatkannya di lobby utara stasiun.
  • Kereta Api. Nah inilah pembeda bandara ini dengan bandara lain. Kereta Api Prambanan Ekspres tujuan Solo atau Jogja/Kutoarjo berhenti di stasiun Meguwo ini, begitu juga dengan kereta Madiun Jaya. Untuk arah Solo Anda tinggal masuk ke stasiun sisi selatan. Sedangkan penumpang arah Jogja atau Kutoarjo harus melewati underpass menuju stasiun sisi utara. Kabarnya ke depan akan ada kereta bandara yang menghubungkan bandara Adi Sutjipto ke tengah kota.
  • Ojeg. Angkutan sepeda motor ini juga mudah didapat di sekitar bandara. Meskipun beroperasi tidak resmi, mereka menjajakan layanan ojeg ini dengan leluasa.

Bandaranya boleh kecil tapi untuk integrasi antar moda, Adi Sutjipto terbilang paling lengkap diantara bandara-bandara di Indonesia.

2 thoughts on “Antar Moda di bandara Adi Sutjipto Jogja”

  1. kalau saya biasanya pake minibus nya , lumayan dapat murah sekitar 15-20/orang sampai dengan malioboro (dalam kota). tapi kadang2 saya malah dapat honda jazz nya 70rb/mobil bs maximal sampai 4 orang,, one way lho ya,, untuk reservasi biasanya saya via sms, barangkali ada rekan2 yang membutuhkan 083867026720

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s