Masuki Casino@Marina Bay Sands dan dapatkan sapaan “Goodluck”-nya

Medio Januari 2011, saya bersekempatan untuk kembali berada di Singapore. Kali ini aktifitas terpusat di Marina Bay, tepatnya di Marina Bay Sands Hotel & Convention Center, yang terkenal dengan arsitek hotelnya dengan tiga tower yang menyangga perayu di atasnya. Masih dalam kawasan yang sama terdapat Casino Singapore. Saya bukan penjudi, malah tidak pernah punya hokki taruhan. Hanya terdorong rasa ingin tahu, saya masuki juga Casino yang kabarnya terbesar kedua di Asia setelah Casino di Macau. Karena datang pada siang hari, tidak tampak gambaran Casino dengan lampu-lampu gemerlap seperti di Vegas. Casino Singapore ini berada di bangunan yang sama Marina Bay Sands Convention Center, berbaur dengan mall. Lokasinya tepatnya di seberang Marina Bay Sands Hotel, icon baru kota Singapore. Ada apa di sana?

Berjudi adalah legal di Singapore sehingga operator Casino dunia dimungkinkan membuka bisnisnya di sana. Disamping Universal Studio, pembukaan Casino menjadi bagian dari industri wisata Singapore, yakni menjaring wisatawan dengan minat khusus yang berkantorng tebal yakni penjudi-penjudi dari kawasan. Dan, ternyata memasuki Casino tidak sesulit yang saya kira. Pemeriksaan standard-standard saja, termasuk tas bawaan harus dititipkan di konter penitipan dengan mencatat passport dan membuka isi tas. Pemerintah Singapore rupanya paham akan dampak negatif bagi warganya sendiri, sehingga ada perlakuan berbeda bagi warga Singapore & warga asing. Untuk itu, ada pemisahaan jalur masuk antara warga Singapore dan warga asing, termasuk saya. Sebagai bagian dari hospitality industri, petugas bisa dibilang cukup ramah. Sebelum memasuki ruang Casiko, ada pemeriksaan passport oleh petugas, tapi tidak menanyakan berapa uang yang saya bawa. Nah setelah pemeriksaan passport selesai, petugas yang berusaha tersenyum setulus mungkin mempersilakan saya masuk seraya mengucap “Goodluck”.

Gambaran Casino Singapore ini tidak jauh berbeda dengan yang tampak di film-film Hollywood. Ada beberapa lantai untuk berbagai permainan. Lantai dasar terdapat banyak meja-meja judi, roullete, dan mesin-mesin mainan lainnya. Koin-koin yang digunakan juga mirip yang di film-film itu, tidak menggunakan uang secara langsung. Seraya berjalan mengelilingi lantai Casino, saya perhatikan pengunjung tidak tampak seperti orang-orang berkantong tebal. Bahkan saya perhatikan ada ibu-ibu yang sudah cukup tua ikut main roullete, asyik dengan menentukan taruhan. Telisik punya telisik, ternyata para pejudi kakap menggunakan private room, dan tentu saja tidak main di lantai umum. Sebagai sarana pendukung, ada restoran dan penjual minuman di arena Casino ini. Sayang sekali dilarang memotret di dalam Casino. Mungkin karena siang hari, tidak ada kesan glamour di Casino ini….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s