Airline Indonesia tidak lagi menerbangkan pesawat-pesawat tua

Masih ada anggapan bahwa airline Indonesia menerbangkan pesawat dengan usia tua. Anggapan itu tidak sepenuhnya salah mengingat memang masih ada airline yang mengoperasikan pesawat tua di atas 20 tahun. Namun, secara kumulatif airline-airline Indonesia kini memiliki pesawat dengan rata-rata usia lebih muda dibandingkan setahun lalu. Data yang diunduh dari airfleet menunjukkan bahwa dibandingkan setahun lalu rata-rata usia airline kita 2 tahun lebih muda. Data per 10 januari 2010, rata-rata usianya pesawat merekan masin 15,2 tahun, kini dipenghujung 2010 rata-rata usianya menjadi 13,2 tahun. Peningkatan ini disebabkan program peremajaan armada oleh airline-airline besar seperti Garuda Indonesia, Lion Air dan Indonesia Air Asia. Selengkapnya

Garuda Indonesia dan Lion Air menjadi maskapai nasional yang agresif mengganti armadanya. Lion Air memesan 178 unit Boeing 737-900ER, sedangkan Garuda menambah banyak Boeing 737-800NG dan jumlah signifikan. Pesawat-pesawat tersebut didatangkan dalam kondisi baru. Tabel berikut adalah komparasi usia rata-rata airline per 25 Des 2010 dibandingkan posisi 10 Januari 2010. (Semua pesawat jet masuk dalam perhitungan. Beberapa pesawat baling-baling tidak masuk perhitungan seperti MA-60 milik Merpati).

Riau Airlines dikeluarkan dari daftar karena sudah tidak beroperasi lagi. Airfast tidak lagi disertakan karena bukan airline niaga berjadwal, sedangkan Kartika Airline hanya terdaftar memiliki 1 pesawat saja. Berikut ulasan beberapa airline.

Garuda Indonesia. Usia pesawat Garuda secara rerata adalah 8,9 tahun. Penurunan usia rerata ini disebabkan Garuda mengoperasikan 38 Boeing 737-800NG dengan rata-rata berusia 3,7 tahun. Pesawat Garuda yang tergolong tua adalah Boeing 747 yang berusia 17,3 tahun dan masih dioperasikannya 31 Boeing 737 seri Classic dengan rata-rata usia 14,5 tahun. Sementara Airbus 330 rata-rata berusia 8,9 tahun

Lion Air. . Maskapai nasional dengan jumlah armada terbanyak kedua ini mengoperasikan 64 pesawat yang terdiri 10 unit B737 Classic, 43 unit B737-900ER, 5 unit MD-82, dan 2 unit B747-400 untuk rut eke Arab Saudi. Usia rata-rata B737-900ER berada di angka 1,7 tahun (sangat muda), sedangkan untuk jenis lainnya rata-rata sudah cukup tua. B737 Classic (21,7 tahun), B747-400 (21,2 tahun), dan MD-82 (20,3 tahun). Sehingga rata-rata usia pesawat Lion Air adalah 8,2 tahun.

Indonesia Air Asia. Airline yang menjadi group Air Asia Malaysia ini mengoperasikan 14 Airbus 320 dengan usia rata-rata 1,5 tahun. Usia rata-rata semua pesawatnya masih berada di 9 tahun disebabkan dioperasikannya 6 Boeing 737-300 dengan rerata usianya 22,6 tahun. B737-300 ini dioperasikan karena ada bandara yang belum mampu didarati A320 seperti Husein Sastranegara dimana IAA mengoperasikan rute BDO-KUL (3x perhari), BDO-SIN (1x/hari), BDO-DPS (1x/hari) dan BDO-MES (1x/hari). Setelah penebalan landasan Husein Sastranegara selesai, IAA rencananya akan menghapus B737-300 ini dan menggantikannya dengan A320.

Batavia Air. 25 Desember 2010 Batavia mengoperasikan 37 pesawat yang terdiri 2 unit A319, 6 unit A320, 2 unit A330, dan 27 unit B737 Classic. Rata-rata pesawat Batavia termuda ada pada A319 (4,9 tahun), disusul A330 (11,7 tahun), A320 (16,1 tahun), dan B737 Classic (22,8 tahun). Dengan dioperasikannya 27 unit B737 Classic berusia tua ini menjadikan rata-rata usia pesawat Batavia berada pada 20,2 tahun.

Sriwijaya Air. Hanya mengoperasikan B737 seri Classic yang terdiri 14 unit B737-200, 8 unit B737-300 dan 6 unit B737-400 dengan usia rata-rata 24,3 tahun. Namun beberapa tahun ke depan, armada Sriwijaya Air akan diramaikan dengan pesawat baru setelah memesan 20 unit B737-800NG dan Embraer 195/175.

Mandala Air. Dalam setahun terakhir ini jumlah pesawat yang dioperasikan Mandala terus menyusut hingga cuma 4 pesawat yang terdiri 2 unit A319 dengan rata-rata usia 4,5 tahun dan 2 unit A320 dengan usia 10,1 tahun. Alhasil usia rata-rata pesawatnya berkisar di 7,3 tahun.

Wings Air. Anak usaha Lion Air ini diposisikan sebagai feeder (pengumpan) bagi Lion Air. Rata-rata mengoperasikan pesawat jenis propeller. Wings Air menerbangkan 8 unit ATR 42/72, 2 unit Dash 8. Wings Air masih mengoperasikan pesawat jet Md 82/90 sebanyak 5 unit. Usia ATR 42/72 Wing Air sangat muda, yakni belum genap setahun. Sementara Dash 8 berusia 19,8 tahun dan MD 82/90 berusia tua, 26,4 tahun.

Airline-airline besar akan terus ekspansi seraya meremajakan armadanya. Undang Undang Penerbangan mensyaratkan maskapai penerbangan berjadwal minimal mengoperasikan 10 pesawat dan minimal 5 di antaranya harus dimiliki sendiri. Tenggat waktu yang makin dekat akan mengubah potret industri penerbangan Indonesia tahun depan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s