Airlines nasional ramai-ramai mulai keluar kandang

Dulu, hanya Garuda Indonesia airlines domestik yang menerbangkan pesawatnya hingga jauh melintasi angkasa negara lain, bahkan hingga Los Angeles Amerika Serikat. Mengikuti GA, berikutnya ada Sempati Air yang juga terbang regional di kawasan Asia. Bouraq Airlines sempat memiliki penerbangan ke Singapura dan Davao Phillipines. Bahkan Air Paradise International mengkhususkan terbang ke luar negeri, Australia, Jepang dan Korea. Kini, Sempati Air, Bouraq, Air Paradise telah tinggal nama dan harus rela menjadi bagian dari sejarah penerbangan Indonesia.

Lalu datanglah generasi baru airline Indonesia seangkatan Indonesia Airlines, Lion Air, Star Air, Adam Air, Batavia, Sriwijaya, Jatayu Airlines, Bayu Air, Air Efata, Riau Airlines. Di awal kehadirannya, airline baru itu memang lebih berkonsentrasi untuk menggarap pasar domestik dan memiliki sangat sedikit rute luar negeri. Keinginan menerbangkan pesawat ke luar negeri sempat terhadang larangan terbang semua airline Indonesia oleh Uni Eropa. Nah setelah sebagian airline sudah keluar dari daftar larangan terbang itu maka airlines domestikpun sudah mulai berani keluar kandang. Siapa saja mereka?Pencabutan larangan terbang oleh Uni Eropa atas Garuda Indonesia, Mandala Air dan Premi Air seakan menjadikan airline Indonesia semakin percaya diri. Rute-rute luar negeri baru kembali dibuka oleh airline domestik :

  • Garuda Indonesia. Selepas pencabutan larangan terbang, Garuda Indonesia langsung bersiap membuka kembali rute ke Eropa. Amsterdam dijadikan kota pertama yang diterbangi setiap hari mulai Juni 2010. Garuda juga memanfaatkan momentum peremajaan armada dengan menerbangkan Airbus 330-200 ke berbagai kota di Asia Pacific. Sydney & Melbourne diterbangi langsung dari Jakarta, sebagai pilihan baru dari sebelumnya harus transit di Ngurah Rai. Penerbangan ke Jepang juga ditambah dengan memanfaatkan penutupan Japan Airline Tokyo Jakarta.
  • Lion Air. Sebelumnya Lion Air telah memiliki rute luar negeri ke Kuala Lumpur, Penang, Singapore dan Ho Chi Minh City. Rute baru ke Arab Saudi menjadi rute terjauh Lion Air dengan Boeing 747-400. Kini Lion Air membidik Australia sebagai destinasi berikutnya.
  • Batavia Air. Rute luar negeri Batavia pertama adalah ke Kuching Malaysia dan Guangzhou China. Menyusul berikutnya, Batavia menerbangi Singapore dari Semarang dan Pontianak. Arab Saudia menjadi rute luar negeri berikutnya dengan singgah di Jeddah dan Riyadh. Dilli Timor Leste juga diincar Batavia untuk segera diterbangi dari Denpasar. Dan setelah keluar dari larangan terbang Uni Eropa tahap 2, Batavia membidik Australia dengan memanfaatkan tambahan kuota terbang airline Indonesia ke Australia sebanyak 4.000 kursi per minggu.
  • Mandala Air. Inilah airline lama seangkatan Bouraq. Dalam waktu yang hampir bersamaan Mandala membuka rute Jakarta-Singapore, Balikpapan-Singapore. Rute terbarunya adalah Jakarta-Hongkong dan Jakarta-Macau.
  • Sriwijaya Air. Rute ke Singapore menjadi rute luar negeri pertamanya dan diterbangi dari Jakarta.
  • Indonesia Air Asia. Airline yang dulu bernama AWAIR ini sekarang justru lebih berkonsentrasi untuk terbang ke rute luar negeri. Malaysia menjadi destinasi yang awal mula diterbangi, Jakarta-KL, Jakarta-Penang, Jakarta-Kota Kinabalu. Indonesia Air Asia juga menerbangi KL dari Surabaya, Bandung, Jogja, Medan, Bali, Makassar. Rute IAA lainnya adalah Jakarta-Bangkok, Jakarta-Phuket, Denpasar-Singapore, Denpasar-Perth

Airline-airline Indonesia kini mulai meninggalkan pesawat usia tua. Garuda Indonesia mulai diperkuat B737-NG dan A330-200 baru, sambil mengunggu kedatangan B777-300. Lion Air lebih banyak menggunakan B737-900ER, Mandala dengan A320 atau A319. Batavia sudah menghapus B737-200 dari jajaran armadanya. Sriwijaya secara bertahap akan menggunakan B737-NG, IAA banyak menggunakan A320. Airline Indonesiapun makin percaya diri untuk mengepakkan sayap burung besinya keluar kandang.

2 thoughts on “Airlines nasional ramai-ramai mulai keluar kandang”

  1. lion mau ke australia? kita liat aja deh, untuk tahun ini sih sepertinya belum bisa, bakal keduluan sama batavia kayaknya.. lion itu udah apply untuk buka rute ke australia sejak beberapa tahun yang lalu, tapi selalu ditolak karena gagal terus saat diaudit tingkat safety-nya oleh australia😀

    ya liat saja lah..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s