Menjejakkan kaki pertama di London saat winter tiba

12 Desember 2009, waktu lokal menunjukkan pukul 12.05. Pesawat Emirates Boeing 777-300  yang membawa saya telah mendarat mulus dan bergerak pelan memasuki apron. Pesawat itupun hampir penuh dengan penumpang, bercampur antara penumpang Asia dan bule posisi berimbang.

Masih ada sinar matahari saat pesawat mendarat. Meskipun berada pada siang bolong, suhu hanya menapak pada 8 derajad celcius. Hawa dingin langsung menusuk hingga kulit, hingga cardigan yang saya pakaipun tidak cukup menahannya. Ya Desember, London telah memasuki awal musim dingin.  Siang terasa begitu pendek tapi malam menjadi lebih panjang. Meskipun belum turun salju, dingin sudah menjadikan perhatian extra bagi saya yang biasa menikmati hangatnya udara tropis. Dan inilah untuk pertama kali menjejakkan kaki di negerinya Ratu Elizabeth ini.

London Heathrow sebenarnya tidak terlalu mewah dibandingkan dengan bandara-bandara baru Asia, seperti Changi,  Suvarnabhumi, Hongkong, Beijing atau KLIA. Tapi bandara ini memiliki fasilitas sangat baik. Layanan imigrasi berlangsung cepat, tidak cukup banyak antrian. Berbeda dengan beberapa negara lain, petugas imigrasi berada pada posisi berhadapatan langsung dengan antrian, tidak menyamping seperti pada beberapa negara. Arrival card yang biasanya terdiri dari 2 bagian (datang dan pergi) di UK hanya satu bagian saja dengan isian yang sama dengan form dari negara-negara lain. Untuk kepabeanan tidak ada pemeriksaan barang jika melewati jalur hijau. 

Tak ingin buang-buang waktu, setelah tiba di hotel saya putuskan untuk langsung jalan-jalan. Menggunakan tube adalah pilihan saya karena menggunakan transportasi umum akan menjadi pengalaman menarik bagi saya. Masih di tengah dingin yang makin menggingit sampai juga saya diTube Station terdekat. Tujuan pertama adalah Big Ben dan London Eye yang dapat dijangkau dengan Nothern Line. Setelah berjalan menyusuri beberapa blok sampailah pada London Eye yang saat itu dipenuhi pengunjung. Antrian mengular hingga ratusan meter. London Eye seakan menjadi menu wajib bagi turis yang mengunjungi kota ini.  Tak jauh dari London Eye, dapat terlihat Big Ben yang juga sangat terkenal itu. Kedua tempat ini sangat dekat dan hanya dipisahkan oleh Sungai Thames. Jembatan Westminster menjadi penyambung antar keduanya.

Kawasan ini benar-benar penuh dengan turis. Bagaimana tidak, di sekitar Big Ben dapat juga dilihat Gedung parlemen, Churchill Museum & Cabinet War Room, Country Hall Gallery. Kantor Perdana Menteri Inggris di Downing Street juga sangat dekat. Begitu juga dengan Monumen Peringatan Bom Bali 1 dengan mencantumkan nama semua korban. Korban dari dari Inggris dicantumkan di bagian tengah dengan tulisan lebih besar. Buckingham palace juga tidak jauh dari Big Ben, hanya dipisahkan oleh St. Jame’s Park yang sangat luas. Bangunan-bangunan indah dan bersejarah banyak terdapat di kawasan ini. Sayang untuk melewatkan semuanya walau dingin yang makin menggigit. Satu cup coklat panas cukup menghangatkan badan.

Karena tidak cukup kuat lagi menahan dingin, saya putuskan untuk kembali ke hotel begitu hari sudah makin gelap. Sebelumnya, saya perlu dulu mampir ke hipermarket untuk mencari tambahan perlengkapan penahan dingin. Perlu termal, pakaian dalam khusus untuk musim dingin, juga penutup kepala dan sarung tangan yang lebih tebal.

4 thoughts on “Menjejakkan kaki pertama di London saat winter tiba”

    1. Pina, saya apply visa tourist. Setelah aplikasi diisi online dan semua berkas lengkap masuk kemudian dipanggil interview. 2 hari setelah itu Visa selesai. Beberapa yang perlu diperhatikan untuk apply visa ke UK adalah jika ke ke UK-nya dalam rangka training maka lembaga training harus terakreditasi di UKBA (cek daftar di site-nya). Untuk Visa turis saldo di tabungan minimal sekitar 60juta dan stabil, artinya tidak boleh di-inject di akhir-akhir. Isi formulir online sebab banyak sekali isian yang hanya kita sendiri yang tahu (seingat saya ada 108 entries). Persyaratan lain adalah ukuran foto sesuai (baca artikel terkait di blog ini).
      Untuk pengurusan dokumen saya pakai jasa Bayu Buana Travel, aplikasi saya isi sendiri online.
      Semoga bisa sedikit membantu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s