Ho Chi Minh City, here I come, o day toi den

Jumat, 27 November 2009, pesawat yang membawa saya ke Vietnam bergerak pelan meninggalkan apron  saat jam menunjukkan pukul 18.30. Pesawat Indonesia Air Asia Airbus 320 hampir terisi penuh dan sepertinya didominasi oleh penumpang Indonesia. Meskipun terlambat hampir 2 jam, pesawat take-off sangat mulus. Dan sesaat setelah lampu kabin kembali menyala penuh, kabin berubah suasana khas layanan penerbangan murah ala Air Asia. Flight Attendance (pramugari) berpakaian merah itu segera membagikan Departure Card dan menjajakan makanan dan minuman atau yang mereka tawarkan sebagai Snack Attack. Jajan di pesawat akhirnya menjadi kesenangan tersendiri saat terbang bersama Air Asia. Seperti biasa saya membawa bacaan dan kali ini novel John Grisham untuk sekedar membunuh waktu selama 3jam itu. Saat reservasi saya sengaja memilih kursi di deretan pinggir di depan sayap hanya sekedar untuk bisa menikmati pemandangan luar sebelum mendarat. Ho Chi Minh City akhirnya saya datang juga.

Ho Chi Minh City menyambut saya dengan cuaca cukup baik. Hanya ada sedikit awan saat pesawat akan memasuki final appoach. Lampu-lampu kota makin terlihat indah saat pencahayaan di kabin dikurangi. Setelah sedikit bermanuver, pendaratan cukup mulus kali ini. Bandara Tan Son Nhant tidak terlalu besar sehingga pesawat tidak perlu waktu lama untuk menuju apron. Tidak terlihat pesawat lain mendarat sekitar jam itu. Seperti biasa setelah pesawat berhenti dengan sempurna, kesibukan penumpang pun mulai, mengambil bagasi kabin dan berusaha bergegas keluar pesawat, tapi sedikit berebut cepat. Tidak seperti di Jakarta, Air Asia menyewa garbarata sehingga memudahkan pesawat turun dan menuju terminal.

Terminal international ini termasuk modern, bersih dan berfasilitas lengkap. Terminal sudah tampak lengang karena hanya pesawat dari Jakarta yang mendarat. Bentuknya memanjang sama seperti Juanda Intl Airport. Kamar kecil tersedia cukup dan sangat bersih. Setelah ambil beberapa gambar, diantaranya terpasang di atas, saya bergegas menuruni eskalator untuk pemeriksaan dokumen imigrasi.

Ada banyak counter imigrasi tapi tidak semuanya dibuka, mungkin karena hanya ada 1 pesawat kedatangan. Layanan imigrasi termasuk cepat saat itu, hanya perlu 10 menit. Meskipun tidak menanyakan sesuatu petugas tampak rileks saat memeriksa dokumen. Setelah passport dibubuhi stempel, saatnya untuk mengurus bagasi. Tidak perlu waktu lama untuk mendapatkan koper saya.

Pemeriksaan bea cukai juga tidak memerlukan waktu lama. Karena tidak ada bawaan yang perlu di-declare, saya cukup melewati jalur hijau seperti biasa. Hanya koper yang harus melewati pemeriksaan x-ray, barang bawaan lain seperti tas pinggang dibiarkan melewati detektor manual. Proses beres lebih cepat dari perkiraan saya. Sebelum pintu keluar terdapat beberapa gerai penukaran uang dan pemesanan taxi. Setelah menukarkan USD ke VND saya membeli voucher taxi seharga YSD 9. Sebenarnya taxi di luar bisa diperoleh dengan harga di bawah itu, tapi karena pengin segera sampai hotel dan jalan-jalan, saya tetap membeli voucher dari dalam. Perjalanan lancar… HCMC, o day toi den…

Artikel lain :

13 thoughts on “Ho Chi Minh City, here I come, o day toi den”

  1. ASSLAMMUALAIKUM
    TAWARAN ISTIMEWA UNTUK SEMUA ORANG DATANG KE TOUR MINAH DARI 20 JUNE HINGGA 31 JULY 2010 wwwsinamalaysia-sina.blogspot.com/

  2. Mas, blognya sangat bagus dan informatif. Saya rencana 10 Mei ini berangkat ke sana. Untuk hotel, apa enaknya langsung book pas datang di sana aja? Thanks.

    1. Rachi, menurut saya sebaiknya beli online dari Indonesia setidaknya 1 malam dulu. AA mendarat cukup malam apalagi kalau delay, jadi gak perlu nyari2 kamar sesaat datang.

  3. hi mas, saya iseng googling dan nemuin blog ini Butuh info kalo dari Ho Chi Minh ke Danang enaknya pake airlines apa ya? Bisa langsung beli pas mau berangkat atau harus via travel? Terus untuk hotel yg bersih & murah di Ho Chi Minh apa ya? Thanks sebelumnya ya & salam kenal.

    1. Hi Lil,
      Untuk ke Danang bisa pakai Vietnam Airlines (bisa online juga). Mungkin lebih baik beli tiket disana saja, kali2 bisa beli sama paket tournya sekalian.

  4. Dear Mas Toto…
    Mas toto jadi kemaren pergi ke ho chi minh nya berapa lama?? aku rencana 5 hari 4 malam kesana. (tiga hari disana), awal maret besok, cukupkan waktu segitu buat explore ho chi minh?? Oh ya, dari sini kita lebih baik bawa USD ya??, dibanding langsung bawa VND??

    1. Sarah, 5 hari 4 malem sudah cukup buat explore HCMC. Oh ya, lebih baik bawa USD saja, ntar tukernya di HCMC saja. USD juga diterima luas di sana, gak usah kuatir. Bawa USD yg banyak ya…. oleh2 cukup menggoda lho

  5. Thank, infonya ok nih. Jadi pengin ke Vietnam juga nih. Keamanan gimana? Apa org sana welcome ama turis?

    1. Mich,
      Sejauh pengamatan saya, keamanan cukup bagus dan seharusnya bukan issue buat berkunjung ke Vietnam. Tapi dimanapun tetap saja mesti waspada. Orang Vietnam cukup ramah dan mereka sangat welcome dengan turis, yang belakangan memang makin banyak yang datang. Jadi tunggu apa lagi….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s