Mengenang Air Paradise International

Air Paradise A310Dulu Bali pernah memiliki airline dengan sentuhan Bali yang amat kental. Namanya Air Paradise International. Airline ini dimiliki oleh pengusaha Bali, Kadek Wiranata. Dengan mengusung misi memajukan wisata Bali, airline ini mengangkut banyak turis untuk mengunjungi Bali yang salah satunya dengan Airbus 310 seperti gambar di samping. Sayang sekali, bom Bali 2 pada 1 Oktober 2005 berdampak pada penurunan penumpang ke Bali dan Air Paradise-pun tak kuasa untuk tetap terbang dan ikut mengubur cita-cita luhur pemiliknya sejak 24 November 2005.

Air Paradise A300

Kepak sayap Air Paradise pertama kali terlihat pada tanggal 16 Februari 2003 dengan menerbangi Bali-Perth. Karena misinya, Air Paradise pun menambah penerbangannya dengan mengangkut turis dari Adelaide, Brisbane, Melbourne, Sydney, Osaka, dan Seoul. Air Paradise menjadi sangat populer bagi turis dari ketiga negara itu karena menawarkan tarif yang cukup murah. 4 pesawat dioperasikan, yakni jenis Airbus 300-600, Airbus 310-300 dan Boeing 737-800 dengan cat warna putih dan kuning. Lihatlah betapa gagahnya pesawat Airbus 300-600 saat lepas landas dari bandara Ngurah Rai, dengan latar belakang bukit Jimbaran. Lihat juga warna kuning di ekor Airbus 300-600, itulah adalah warna kuning-nya Bali. Lihat juga logonya, jalak Bali.

Kini setelah hampir 4 tahun berlalu, tidak ada tanda-tanda Air Paradise-pun untuk kembali terbang. Ijin terbang-pun sudah dicabut oleh otoritas penerbangan Indonesia. Dan hingga kini, belum juga ada penerbangan dengan misi utama seperti Air Paradise, memajukan wisata Bali. Air Paradise boleh berhenti terbang tapi tidak dengan cita-cita pendirinya. Mungkin harapan bisa digantungkan pada Indonesia Air Asia yang akan menjadikan Ngurah Rai sebagai hub international dan membuka penerbangan ke banyak kota di Australia. Burung besi Indonesia Air Asia akan menerbangi Perth sebagai tujuan pertama ke Australia, dan semoga segera menyusul kota-kota di Australia lainnya. Sekarangpun Air Asia sudah menerbangkan turis dari Singapore, Kuala Lumpur, dan Bangkok ke Bali. Air Paradise International, kapan terbang lagi?

Baca juga :

11 thoughts on “Mengenang Air Paradise International”

  1. Kasihan masyarakat Adelaide dan Brisbane, satu-satunya direct flight ke Bali hanya menggunakan Pacific Blue. Kebetulan saya ini pelajar Indonesia di Brisbane, hilangnya Air Paradise dan Garuda Indonesia membuat Pacific Blue memonopoli rute ini dan membuat harga tidak terjangkau pada peak season ($799 hanya untuk one-way dari Brisbane ke Denpasar pada bulan Juli).

    1. Bram, Garuda rencananya akan resume Denpasar-Brisbane Route, mungkin tahun ini setelah pesanaan pesawat barunya datang.

  2. hi, saya salah satu cabin attendant Air Paradise. sedih juga baca blog ini. jadi inget sekian tahun silam waktu terbang dengan air paradise. semoga AP bisa kembali lagi yaa. ^^

    1. Dear Monica, saya juga berharap API bisa terbang lagi, sebab belum sempat terbang dengan API, hanya pernah lihat pesawatnya di Ngurah Rai. Tapi siapa tahu pemilik atau ada investor yang masih menginginkan API terbang lagi. Btw, boleh donk sharing kenangan bersama Air Paradise International.

  3. Sya salah satu karyawan API (tehnik), saya menerbangkan sampai pesawat terakhir di kembalikan (PK-KDW), dan smpet menunggu di bali saat API sudah tdk beroperasi sambil maintenace pesawat yg masih ada wktu itu.makasih mas toto, sudah buat blog ini, walaupun saya sudah berpindah-pindah perusahaan, yg saya rasakan ketenangan dlm bekerja pada saat di API

    1. Mas Hendra, sayang sekali belum sempat terbang dengan API, hanya dapat cerita dari beberapa teman saya yang pernah terbang dengan API. Pernah ada kabar akan ada investor masuk, apalagi 2 hari lagi (25 Juni 09), AOC-nya sudah habis dan akan dicabut. Secara pribadi saya masih ingin API bisa terbang lagi….

  4. Saya orang Bali dan kerja di Ngurah Rai. Dulu saya sering lihat pesawat itu. Jadi sedih bacanya, tidak terpikir begitu ceritanya.
    Dari namanya, Mas Toto ini bukan org Bali ya? Tapi suka sekali nulis ttg Bali… Sbg org Bali cuma bilang terima kasih. Kalu ke Bali email saya, kalau boleh saya mau ketemu.

    1. Bli Sujana, saya memang bukan orang Bali, tapi saya sangat suka Bali dan lumayan sering ke sana.
      Ttg Air Paradise, kabarnya ada investor yang akan masuk, tapi saya search di internet belum ada informasi lbh lanjut.
      Tapi kalaupun terbang lagi pasti harus ngurus ijin baru, semoga saja benar2 terbang lagi.
      Tks sudah mampir di blog saya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s