Jarak antara hotel dan China National Convention Center sebenarnya tidak cukup jauh, perlu 30 menit jalan kaki. Namun karena pagi itu sangat dingin saya berniat naik taxi menuju CNCC. Mencari taxi bukan perkara mudah di pagi hari, banyak yang penuh juga. Setelah berusaha beberapa menit dapat juga taxi kosong. Segera melompat ke taxi dan menyampaikan tujuan ke sopir taxi dalam bahasa Inggris. Rupanya tak dipahami juga, peta dari handphone disodorkan, tak diketahui juga oleh sang sopir. Usaha gagal dan sang sopir memberi tanda untuk segera turun dari taxi. Upaya selanjutnya, menanti taxi berikutnya dengan harapan kali ini sopir bisa bahasa Inggris. Hasilnya sama saja. Harus keluar dari taxi lagi. Usaha ketiga lumayan berhasil…. Continue reading
Setelah Ming Tombs & Forbidden City, di hari kedua saatnya menjelajahi 3 atraksi wajib tersisa, yakni Forbidden City, Temple of Heaven dan Summer Palace. Ketiga tempat ini berlokasi di dalam kota Beijing dan relatif berdekatan. Saya tetap menggunakan tour yang sama dan mendapatkan harga $28, lebih mahal. Kali ini dengan rombongan agak banyak, disamping 3 orang dari Amerika ada tambahan 2 dari Australia, dan satu lagi dari Jepang. Duo India teman seperjalanan sebelumnya tidak ikut dalam rombongan kali ini. Meskipun berada di tengah kota city tour ini dirancang hingga sore hari. Seperti sebelumnya, perjalanan hari kedua kembali dimulai sekitar pukul 7 pagi di saat suhu menapak pada 3 derajad celcius. Sangat dingin bagi saya yang terbiasa hidup di daerah tropis. Meskipun harus menahan dingin yang menggigit, peserta tour tetap semangat menjelajahi 3 atraksi tersisa ini. Dan inilah kisah selengkapnya…..
Begitu banyak tempat wisata menarik di Beijing. Kota dengan sejarah sangat panjang ini memang menyimpan beragam atraksi yang layak dikunjungi. Dengan luasan yang sangat besar, Anda perlu waktu berhari-hari untuk mengunjungi semuanya. Untuk memudahkan, inilah 5 atraksi wajib yang selayaknya dikunjungi jika melancong ke Beijing yakni Ming Tombs, Great Wall, Forbiden City, Temple of Heaven dan Summer Palace. November 2011, saat Beijing masuki musim dingin, saya kembali mengunjungi Beijing untuk kedua kalinya. Dan 5 tempat wajib ini saya datangi dalam 2 hari. Untuk hari pertama saya alokasikan untuk yang letaknya jauh dari kota, yakni Ming Tombs & Great Wall. Dan untuk meringkas waktu saya sengaja memilih membeli paket tour lokal di www.beijinglocaltour.com. Paket Great Wall & Ming Tombs saya peroleh seharga $17 termasuk makan siang, tiket masuk dan antar jemput hotel. Inilah ceritanya… Continue reading
Gugusan 3 Gili (pulau kecil) Gili Air, Gili Meno dan Gili Trawangan seakan menjadi menu wajib bagi yang melancong ke Lombok. Gili Air menjadi yang terdekat dari pulau Lombok diikuti oleh Meno dan Trawangan. Begitu juga dengan ukurannya, Gili Air yang paling kecil. Ketiganya menawarkan wisata yang mirip-mirip. Penataannya hampir sama, sama-sama tidak membolehkan kendaraan bermotor, hanya membolehkan cidomo dan kuda. Wisata air seperti snorkeling, glass boat atau pantainya juga nyaris sama. Begitu juga dengan jalan kecil yang mengelilingi pulau-pulau kecil itu. Tetapi Gili Trawangan tetap paling ramai dan populer diantara ketiganya. Ada apa di Gili Trawangan? Continue reading
Dulu, hanya perlu beberapa puluh menit utnuk menjangkau kawasan Senggigi dari bandara Selaparang Mataram. Namun setelah Selaparang ditutup dan digantikan Bandara International Lombok, untuk sampai ke Senggigi diperlukan lebih dari satu jam. Jarak tempuh lebih jauh untuk menuju kawasan 3 gili (Air, Meno dan Trawangan) yang letaknya lebih utara dibanding Senggigi. Bandara lama (Selaparang) memang sudah tidak memadai lagi, terlalu sempit dan memiliki landasan pacu yang pendek sehingga perlu bandara baru BIL. BIL terletak di kabupaten Lombok Tengah dan berada di sisi selatan sekitar 40 km dibandingkan bandara lama dan seakan menjauhi pusat wisata saat ini. Namun demikian, BIL diyakini bakal menjadi gerbang masa depan industri wisata di pulau Lombok ini. Mengapa? Continue reading
Ingin melancong ke China? Cobalah untuk urus visa sendiri. Sangat mudah dan tidak banyak persyaratan yang dibutuhkan. Seperti halnya kedutaan Inggris dan Australia, pengurusan Visa China juga dikelola oleh sebuah unit usaha namanya Chinese Visa Application Service Center (CVASC). Lokasinya di Unit 6, 2nd Floor The East Building, Lingkar Mega Kuningan, Kav E32 No 1 Jakarta Selatan. Prosesnya cepat tanpa perlu interview. Huānyíng lái dào zhōngguó.