archives

Archive for

Hanya ada AirAsia di Terminal 3 Soekarno-Hatta Airport

Dulu Terminal 3 Soekarno Hatta Airport ditempati bersama oleh Mandala Airlines dan Indonesia Air Asia. Namun, sejak tutupnya Mandala praktis terminal ini hanya digunakan oleh Air Asia saja. Dulupun saat Mandala masih terbang terminal ini masih relatif sepi dibandingkan dengan terminal-terminal lainnya. Kondisi saat ini lebih lengang lagi karena disamping tanpa Mandala, Air Asia juga mengurangi rute domestik dan hanya menerbangi Bali & Jogja dari terminal ini. Di sisi lain, sepinya penerbangan ini menjadikan penumpang lebih nyaman, dan tidak terlihat antrian panjang dimanapun ataupun penumpang berjubel. Ruang tunggu keberangkatan juga lebih bisa dinikmati. Namun itu tak akan berlangsung lama lagi sebab penerbangan international Air Asia juga akan segera menempati terminal ini mulai September 2011. Andai penerbangan international Air Asia sudah menempati terminal saya kira kenyamanan tetap bisa dinikmati di terminal ini karena terminal ini didesain lebih efisien & modern. Inilah sekilas potret Terminal 3 Soekarno Hatta Airport. Continue reading »

Jet jenis baru yang akan segera membelah langit Indonesia

Saat ini hanya ada 2 pabrikan pesawat yang mendominasi armada jet airline Indonesia, Boeing dan Airbus. Keduanya beradu populer bukan hanya di pesawat berbadan lebar tapi makin sengit di jenis pesawat berbadan sempit (1 lorong). Di kelompok pesawat berbadan besar, Boeing 747 Series bersaing dengan Airbus 340 & Airbus 330 Series. Di luar Indonesia, Boeing memiliki B747, B777, B787, sedangkan Airbus memiliki A330, A340, A380. Di kelas 1 lorong yang populasinya terbanyak, Boeing 737 Series sangat mendominasi. Keluarga B737 dimulai dari B737 Classic (B737-200/300/400/500), B737NG (B737-800 & B737-900). Di kelas ini Airbus memiliki penantang tangguh untuk menandingi Being 737 Series dengan Airbus 320 dan Airbus 320 Neo. Di keluarga A320 masih ada A318 dan A319. Dulu di kelas jet 1 lorong Fokker-28 & Fokker-100 sempat populer. Seiring bangkrutnya Fokker akhirnya pasar 1 lorong hanya didominasi oleh Boeing & Airbus. Namun tampaknya dominasi keduanya di kelas 1 lorong tampaknya akan segera berkurang dalam 2-3 ke depan setelah masuknya pesawat jet baru di kelas tersebut. Adalah Sriwijaya Air yang mengumumkan akan membeli 20 pesawat Embraer 190 (foto : embraer.com) dan SKY Aviation yang berencana membeli 10 Sukhoi SuperJet-100. Bahkan pertengahan Agustus 2011 ini, pabrikan pesawat lain, Bombardier, juga melakukan uji terbang Bombardier CRJ700 di Bandara Soekarno Hatta dalam upaya penawaran ke salah satu airline Indonesia (Garuda Indonesia). Dan awal Februari 2012, Garuda akhirnya memilih enam pesawat jet regional Bombardier Aerospace tipe CRJ1000 NextGen bermesin jet for six firm CF34-8C dari GE (General Electric). Perjanjian pembelian mesin pesawat bernilai sekitar 50 juta dolar Amerika Serikat itu disertai opsi pembelian 18 pesawat tambahan. Di waktu hampir bersamaan Merpati memilih membeli 40 jet 100 seater buatan China, ARJ21-700, dari AVIC int’l/COMAC. Sedangkan di kelas pesawat berbadan lebar dominasi Airbus & Boeing akan tetap kokoh mengingat tidak ada pabrikan besar yang membuat pesawat besar ini. Mengapa airline itu memilih jet-jet jenis baru ini?

Continue reading »

Terbang dengan Air Asia, Check-In pun kini harus bayar

Antrian panjang saat check-in memang menyebalkan. Apalagi jika calon penumpang tidak bisa tertib dan berjubel. Lebih menyedihkan lagi jika antrian penumpang individu digabung dengan penumpang group atau rombongan. Dan, Air Asia yang menganut makhzab low cost carrier dipastikan hanya menyediakan check-in counter sangat terbatas. Check-in counter yang terbatas mengakibatkan check-in counter belum bisa menerima proses check-in kendati Anda datang lebih awal, terutama pada bandara-bandara sibuk. Dengan alasan untuk menekan biaya operasional dan agar tetap dapat memberikan harga murah, Air Asia segera memberlakukan check-in fee sebedar Rp. 30.000 per penumpang jika check-in secara konvensional. Tapi Air Asia menyediakan self check-in melaui mobile check-in dan web check-in. Dan penumpang dapat menghindari biaya check-in dengan melakukan check-in melalui fasilitas self-check-in tersebut. Ada baiknya kita belajar untuk terbiasa dengan fasilitas check-in itu.

| Mulai 22 Desember 2011, Air Asia membatalkan biaya check-in konvensional Rp. 30.000 untuk penerbangan internasional |

Continue reading »

Plaza Surabaya Hotel : Non-Smoking Hotel pertama di Surabaya

Anda yang peduli dengan kesehatan dan lingkungan dan menginginkan hotel bebas asap rokok, Plasa Surabaya Hotel dapat jadi pilihan saat menginap di Surabaya. Hotel ini dulunya adalah Radisson Surabaya Hotel dan kini dikelola oleh manajemen Prime Plasa Hotel bergabung dengan semua hotel ex-Radisson. Berlokasi di jantung kota Surabaya sehingga sangat dekat dengan distrik bisnis dan pusat belanja. Selain berada dalam satu lokasi dengan Plaza Surabaya hotel ini juga berhadapan langsung dengan World Trade Center Surabaya. Sebelum memutuskan menjadi hotel tanpa asap rokok, menurut pengakuan manajemen sudah melakukan survey atas tamu-tamu yang menginap. Dan jadilah Plaza Surabaya hotel pertama di Surabaya yang menetapkan tanpa asap rokok. Pada saat checkin tamu akan diberi tahu tentang kebijakan tanpa asap ini dan diminta untuk membubuhkan tanda tangan persetujuan. Denda ditetapkan sebesar 1 juta rupiah untuk tamu yang melanggar. Apa lagi yang unik dari hotel ini? Selengkapnya di Hotel Notes

 

August 2011
M T W T F S S
« Jul   Sep »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 52 other followers